Berita Terkini

91

Hari Pertama Seleksi Wawancara Diikuti 75 Peserta

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan melaksanakan seleksi wawancara calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), selama tiga hari (11-13 Desember 2022). Pelaksanaan seleksi wawancara sesi pertama diikuti 76 peserta dari lima kecamatan. Namun, ada salah satu peserta yang tidak hadir dalam pelaksanaan sesi wawancara tersebut. “Ada satu peserta asal Kecamatan Pringkuku, atas nama Farid Mahmudi, tidak hadir dan tanpa keterangan. Sehingga total peserta yang mengikuti seleksi wawancara sebanyak 75,” jelas Ketua KPU Pacitan, Sulis Styorini. Perlu diketahui, pelasakanaan seleksi wawancara hari pertama, Minggu (11/12/2022) diikuti lima kecamatan. Yakni, Kecamatan Arjosari, Pringkuku, Bandar dan Nawangan dan Pacitan. Sesuai tata tertib, setiap peserta mendapatkan durasi waktu wawancara yang sama, yakni sekitar 15 menit. Dalam pelaksanaan, masing-masing peserta diwawancarai oleh dua orang komisioner. “Karena jumlah peserta cukup banyak, kami membagi dua kelompok wawancara,” pungkas Sulis Styorini. (Tim Bakohumas KPU Pacitan/wit)


Selengkapnya
62

KPU Jatim Gelar Bimtek Kehumasan, Gogot: Pahami Publik dengan Lebih Baik!

Pasuruan, jatim.kpu.go.id - Sebagai pihak yang bersinggungan langsung dengan masyarakat, Humas haruslah dapat membuat kesan yang baik dan citra yang positif. Dengan demikian, seorang Humas harus mampu memahami publik dengan baik. Demikian yang disampaikan Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih dan Parmas) Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) Gogot Cahyo Baskoro dalam sambutannya pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan dalam Penyelenggaraan Tahapan Pemilihan Umum Tahun 2024 pada Jumat, 9 Desember 2022. “Oleh karenanya, Bimtek Kehumasan yang kita adakan ini adalah kegiatan pengembangan dan pelatihan formal agar dapat memahami publik dengan lebih baik sehingga terbangun kepercayaan publik terhadap KPU,” terangnya. Komisioner KPU Jatim yang merupakan mantan wartawan ini menilai bahwa sebagai Humas, kepentingan publik mesti dipelajari. Tujuannya agar informasi yang ingin disampaikan dapat dipahami oleh publik dengan baik. “Jadi, tidak usah memerlukan pembayaran langsung kepada pihak lain untuk menyampaikan informasi,” terangnya. Ia juga memberi contoh, pihaknya sebagai Humas telah mampu mempertahankan sudut pandang tertentu dalam penyampaian informasi kepemiluan maupun kelembagaan KPU selama ini. “Sekali lagi, Humas harus bisa mencitrakan lembaga dengan baik, sehingga publik tertarik untuk lebih tahu tentang KPU," tutur Gogot. Untuk itu, dengan penuh komitmen membangun kepercayaan publik terhadap KPU, Bimtek hari para peserta alan dibekali dengan materi baik teoritik maupun praksis. Di antaranya Public Relation dan Manajemen Krisis dalam Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024 yang akan disampaikan oleh Akademisi Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya. Kedua, Kolaborasi Multipihak dalam Penanganan Disinformasi Kepemiluan. Ketiga, Evaluasi Pengelolaan Website dan Media Sosial KPU Kabupaten/Kota se Jawa Timur. Serta sebagai bentuk langkah membangun tim kerja yang solid, Peserta juga mengikuti serangkaian acara penguatan kelembagaan kehumasan. Sebagai bahan informasi, Bimtek bertempat di Kantor KPU Kabupaten Pasuruan, Jl. Sudarsono No.1 Pasuruan. Rangkaian acara pembukaan berlangsung selama kurang lebih satu jam mulai pukul 16.00 WIB. Bimtek akan berlangsung selama tiga hari ke depan hingga 11 Desember 2022. Diikuti oleh sejumlah 152 orang yang terdiri dari Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM, Sekretaris, dan dua orang staf yang membidangi kehumasan dari 38 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Adapun dari KPU Jatim hadir selain Gogot, Sekretaris Nanik Karsini, Kepala Sub Bagian Partisipasi Masyarakat Prahastiwi, serta jajaran staf subbag terkait. *** (RH/ed. Red/ Fto. Parmas) Reupload jatim.kpu.go.id


Selengkapnya
189

279 Calon PPK Ikuti Seleksi Tertulis CAT Hari Pertama

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id – Ratusan calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mengikuti seleksi tertulis dengan metode Computer Assisted Test (CAT), di Laboratotorium Komputer Madrasah Aliyah Negeri (MAN), Jalan Gatoto Subroto, Pacitan, Selasa (6/12/2022). Kegiatan ini merupakan rangkaian seleksi pembentukan badan adhoc untuk Pemilu 2024 di KPU Kabupaten Pacitan. “CAT dilaksanakan selama dua hari, tanggal 6-7 Desember 2022,” kata Ketua KPU Pacitan, Sulis Styorini, Selasa (6/12/2022). Lebih lanjut, Ketua KPU Pacitan mengatakan hasil CAT nanti akan diambil paling banyak 3 kali kebutuhan PPK. Sedangkan jumlah PPK setiap kecamatan adalah 5. Artinya, paling banyak KPU akan menetapkan paling banyak 15 peserta setiap kecamatan untuk mengikuti tahapan selanjutnya. ”Pada tanggal 8-10 Desember akan diumumkan nama-nama perserta yang lulus CAT untuk bersiap mengikuti seleksi wawancara yang akan dilaksanakan pada 11-13 Desember 2022,” papar Sulis Styorini. Total peserta sebanyak 377. Dari jumlah tersebut yang mengikuti sesi pertama hingga sesi keempat pada tanggal 6 Desember 2022 sebanyak 298 peserta. Jumlah peserta tersebut tersebar di 8 kecamatan. Namun, total yang hadir sejumlah 279, tidak hadir 19 peserta. Pelaksanaan CAT pada Selasa (6/12/2022) diikuti Dengan rincian, Kecamatan Kebonagung jumlah peserta 45, hadir 40 tidak hadir 5. Kecamatan Arjosari jumlah peserta 34, hadir 33 tidak hadir 1. Kecamatan Bandar, jumlah peserta 27, hadir 25 tidak hadir 2. Kecamatan Tulakan jumlah peserta 43, hadir 38 tidak hadir 5. Kecamatan Tegalombo jumlah peserta 19 hadir semua. Kecamatan Ngadirojo jumlah peserta 40, hadir 38 tidak hadir 2. Kecamatan Sudimoro jumlah peserta 18 hadir semua dan Kecamatan Pacitan, jumlah peserta 72, hadir 68 tidak hadir 4. (Tim Bakohumas KPU Pacitan/wit)


Selengkapnya
112

Tim Teknis MAN Berujicoba Pelaksanaan CAT

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id - Satu hari menjelang pelaksanaan seleksi tertulis dengan metode Computer Assisted Test (CAT), Tim Teknisi Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pacitan, melakukan uji coba aplikasi, Senin (5/12/2022). Uji coba tersebut untuk memastikan persiapan pelaksanaan CAT Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilu 2024 tidak ada kendala. “Kami terus mempersiapkan secara teknis terkait kebutuhan pelaksanaan CAT,” ujar Ahyar, Koordinator Tim Teknis MAN Pacitan, Senin (5/12/2022). Dikatakan, secara umum tidak ada maslah. Aplikasi CAT sudah bisa diinstal. Begitu juga dengan input nama-nama peserta CAT ke dalam aplikasi. Bahkan, pembagian ruang dan jadwal juga sudah disipakan. Namun, perlu penegasan secara detail terkait aplikasi dan fitur-fiturnya. Misalnya, terkait bobot soalnya, mulai biasa, sedang dan tinggi. Sementara itu, Iwit W. Santoso, Divisi Sosialisasi,  Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Pacitan menegaskan sudah siap melaksanakan CAT calon PPK untuk Pemilu 2024. Terlebih, pembahasan pelaksanaannya sudah dilakukan beberapa hari sebelumnya. Hanya saja, ada penyesuaian regulasi-regulasi terkait teknis pelaksanaannya. Selain itu, ada beberapa hal yang juga perlu disiapkan. Misalnya, lembar persetujuan bagi peserta untuk dipublikasikan nilainya, penandatangan pakta integritas bagi Tim Teknis dan sejumlah persiapan teknis maupun administrasi lainnya. Perlu diketahui, pelaksanaan CAT calon Anggota PPK di KPU Kabupaten Pacitan, dilaksanakan dua hari. Yakni, tanggal 6-7 Desember 2022 di MAN Pacitan. Pelaksanaannya dilakukan secara bergelombang berdasarkan masing-masing kecamatan. (Tim Bakohumas KPU Pacitan/wit)         


Selengkapnya
83

Jelang CAT Calon PPK, Tim Teknisi MAN Instal Aplikasi

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kabupaten Pacitan, terus bersiap menjelang pelaksanaan seleksi tertulis calon anggota PPK Pemilu 2024. Pasalnya,  lembaga sekolah ini menyatakan siap membantu KPU Pacitan dalam seleksi tertulis calon PPK menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT). Sebagai butki kesiapannya, Tim Teknis MAN Pacitan mengikuti bimbingan teknis yang digelar KPU RI. Bahkan, pada Sabtu (3/12/2022), tim teknis Madrasah Aliyah Negeri (MAN) sudah berhasil melakukan penginstalan aplikasi CAT yang diberikan oleh admin aplikasi SIAKBA. Kami sudah berhasil melakukan instal aplikasi. Selanjutnya tinggal dilakukan uji coba,” terang Ahyar, salah satu Tim Teknis MAN Pacitan, Sabtu (3/12/2022). Karena itu, pihaknya minta agar Tim Teknis KPU Pacitan, segera menyiapkan data peserta CAT sesuai dengan format yang sudah dikirimkan. Sehingga, nama-nama tersebut bisa dimasukkan ke aplikasi dan disesuaikan dengan formasi gelombang pelaksaan CAT. “Kami tinggal menunggu input data pesertanya,” pungkas Ahyar. (Tim Bakohumas KPU Pacitan/Wit)


Selengkapnya
105

Kecamatan Pacitan Pendaftar Terbanyak Calon PPK

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id – Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan tercatat sebagai pendaftar terbanyak calon Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada Pemilu 2024. Hal itu terlihat dari jumlah pendaftar di Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Adhoc (SIAKBA). “Jumlah berkas dari Kecamatan Pacitan yang diterima melalui SIAKBA sebanyak 127. Namun, hanya 116 yang melengkapinya. Dengan rincian, laki-laki 68 dan perempuan 48. Dari jumnlah tersebut 77 pendaftar dinyatakan memenuhi syarat dan lulus penelitian administrasi,” terang Iwit W. Santoso, Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Pacitan. Sedangkan pendaftar paling sedikit di Kecamatan Punung. Jumlah berkas yang diterima melalui SIAKBA hanya 26. Dari jumlah tersebut , hanya 23 pendaftar yang melengkapinya. Dengan rincian, laki-laki 15 dan perempuan 8. Dari jumnlah tersebut 17 pendaftar dinyatakan memenuhi syarat dan lulus penelitian administrasi. Kecamatan Tulakan pendafatar terbanyak kedua, disusul Kebonagung, Ngadirojo, Arjosari, Bandar, Pringkuku, Nawangan, Tegalombo, Sudimoro dan Donorojo. “Karena itu, untuk Kecamatan Punung, Donorojo, Sudimoro, Nawangan dan Tegalombo, akan menjadi atensi kami untuk pembentukan calon PPS nanti”. Perlu diketahui, berdasarkan jenis pendidikan pendaftar juga cukup bagus. Sebab, ada salah satu pendaftar calon PPK terdapat jenjang pendidikan S-3. Sedangkan untuk S-2 sebanyak 18 pendaftar dan S-1 328, Diploma 39 dan sisanya SMA sederajat. Begitu juga terkait memperhatikan keterpenuhan perempuan 30 persen juga sudah terpenuhi. Data dari SIAKBA, jumlah pendaftar laki-laki 341 dan perempuan 221. Sedangkan belum mengisi data sebanyak 61. “Pendaftar perempuan sudah 30 persen lebih. Artinya, tidak saja terpenuhi keterwakilan perempuan, sekaligus bukti partisipasi perempuan sebagai penyelenggara badan adhoc masih bagus,” pungkas Iwit W. Santoso. (Tim Bakohumas KPU Pacitan)    


Selengkapnya