Berita Terkini

66

Sosialisasi Pendidikan Pemilih pada MPLS dan Budaya Kerja Jadi Fokus Apel Pagi

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id – Penguatan budaya kerja, peningkatan kualitas pelayanan, serta kesiapan pelaksanaan sosialisasi pendidikan pemilih pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi perhatian dalam Apel Pagi Rutin yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan di halaman kantor setempat, Senin (13/7/2026). Apel diikuti oleh Ketua KPU Kabupaten Pacitan Aswika Budhi Arfandy, anggota KPU Kabupaten Pacitan Eko Setiawan, jajaran sekretariat, seluruh staf, serta siswi praktik kerja lapangan. Kegiatan diawali dengan penghormatan kepada Bendera Merah Putih, dilanjutkan dengan menyanyikan Mars KPU, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia. Bertindak sebagai pembina apel, Ketua KPU Kabupaten Pacitan Aswika Budhi Arfandy memberikan sejumlah arahan kepada seluruh jajaran. Dalam amanatnya, Aswika menyampaikan bahwa pada pekan ini KPU Kabupaten Pacitan akan melaksanakan sosialisasi pendidikan pemilih di sejumlah SMA dan SMK se-Kecamatan Pacitan sebagai bagian dari kegiatan MPLS. Pelaksanaan sosialisasi tersebut akan dibagi ke dalam beberapa tim sehingga diperlukan koordinasi yang baik antarpelaksana. "Walaupun disampaikan oleh tim yang berbeda, substansi materi harus tetap sama. Dengan begitu, seluruh peserta memperoleh pemahaman yang utuh dan tujuan pendidikan pemilih dapat tercapai secara optimal," ujar Aswika. Masih berkaitan dengan pelaksanaan MPLS, Aswika juga mengingatkan seluruh pegawai yang memiliki putra-putri usia sekolah untuk mendukung Program Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah dan Mengambil Rapor sebagaimana tertuang dalam surat Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal KPU Republik Indonesia. Menurutnya, kehadiran orang tua pada hari pertama sekolah merupakan bentuk dukungan terhadap tumbuh kembang dan pendidikan anak. Selanjutnya, Aswika mengajak seluruh jajaran menjadikan hasil monitoring dan evaluasi Triwulan II Tahun 2026 yang telah dilaksanakan sebelumnya sebagai bahan refleksi untuk meningkatkan kinerja organisasi. Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja melalui langkah nyata di lingkungan kerja. Mulai minggu ini, kegiatan kebersihan kantor akan dilaksanakan setiap hari Selasa sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan produktif. Selain itu, rapat internal pada masing-masing subbagian perlu dioptimalkan untuk memperkuat koordinasi dan mendukung pelaksanaan tugas di tengah penerapan efisiensi. "Mari kita mulai dari lingkungan kerja kita masing-masing. Lingkungan yang bersih, koordinasi yang baik, dan kesehatan yang terjaga akan menjadi fondasi untuk memberikan pelayanan yang semakin berkualitas kepada masyarakat," tambah Aswika. Kegiatan yang diikuti oleh Ketua KPU Kabupaten Pacitan Aswika Budhi Arfandy, Anggota KPU Kabupaten Pacitan Eko Setiawan, jajaran sekretariat, serta seluruh staf KPU Kabupaten Pacitan tersebut diakhiri dengan pembacaan doa sebagai penutup rangkaian apel pagi. #KPUmelayani


Selengkapnya
57

Monev Triwulan II Perkuat Budaya Kerja dan Perbaikan Berkelanjutan

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id – Peningkatan kualitas kinerja Lembaga menjadi fokus pelaksanaan Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Capaian Kinerja Triwulan II Tahun 2026 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan di Rumah Pintar Pemilu KPU Kabupaten Pacitan, Rabu (8/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi atas pelaksanaan program dan kegiatan selama Triwulan II Tahun 2026. Selain mengukur capaian kinerja pada setiap unit kerja selama periode April hingga Juni 2026, rapat juga membahas berbagai kendala yang dihadapi serta merumuskan langkah tindak lanjut sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola organisasi dan pelayanan publik. Masing-masing Kepala Subbagian memaparkan capaian kinerja Triwulan II Tahun 2026 yang selanjutnya dibahas dan dievaluasi bersama dengan didampingi oleh divisi masing-masing. Evaluasi meliputi capaian kinerja, kendala yang dihadapi, serta rencana tindak lanjut pada bidang perencanaan, data dan informasi, partisipasi masyarakat, hubungan masyarakat, sumber daya manusia, keuangan, umum, logistik, serta teknis penyelenggaraan pemilu dan hukum. Sejumlah hal yang menjadi perhatian antara lain penguatan layanan publik, optimalisasi pengelolaan media sosial, peningkatan tata kelola arsip dan data, pengelolaan pengaduan masyarakat, pencadangan data berbasis sistem, penguatan pemahaman regulasi, serta peningkatan koordinasi antarunit kerja. Ketua KPU Kabupaten Pacitan Aswika Budhi Arfandy menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan bagian penting dalam mengukur capaian sekaligus menyusun langkah perbaikan untuk meningkatkan kualitas kinerja organisasi. "Monitoring dan evaluasi ini merupakan rapor bagi kita semua. Dari hasil inilah kita dapat melihat capaian yang telah diraih, mengidentifikasi berbagai kendala, serta menyusun langkah perbaikan agar target kinerja organisasi dapat tercapai secara optimal," ujar Aswika. Ia menambahkan bahwa hasil monitoring dan evaluasi tidak boleh berhenti sebagai pemenuhan kewajiban administratif, tetapi harus menjadi budaya kerja yang mendorong perbaikan secara berkelanjutan. "Saya berharap capaian kinerja tidak hanya menjadi formalitas administratif, tetapi benar-benar menjadi sarana introspeksi bagi kita semua. Sebagai penyelenggara negara, kita memiliki hak sekaligus kewajiban yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, koordinasi dan komunikasi antardivisi dan sekretariat harus terus diperkuat agar setiap program dapat dilaksanakan secara kolaboratif dan memberikan hasil terbaik bagi lembaga," tambahnya. Pada kesempatan yang sama, Sekretaris KPU Kabupaten Pacitan Suharto (Totok) menegaskan pentingnya menindaklanjuti seluruh hasil evaluasi yang telah disepakati bersama. Beberapa hal yang menjadi perhatian meliputi peningkatan respons terhadap media sosial resmi KPU Kabupaten Pacitan, optimalisasi pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Pelatihan (SIMPEL) oleh seluruh pegawai sebagai upaya mendukung pengembangan kompetensi aparatur, sinkronisasi pelaporan, serta penyempurnaan pelaksanaan monitoring dan evaluasi pada triwulan berikutnya. "Setiap hasil evaluasi harus segera ditindaklanjuti oleh seluruh unit kerja. Dengan koordinasi yang baik dan tindak lanjut yang konsisten, kita dapat meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat akuntabilitas kinerja organisasi," kata Totok. Sementara itu, arahan dari para Anggota KPU Kabupaten Pacitan menitikberatkan pada pentingnya menjadikan monitoring dan evaluasi sebagai budaya kerja yang berkelanjutan. Seluruh jajaran didorong untuk terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing, meningkatkan kompetensi, memperkuat koordinasi dan komunikasi antardivisi, membangun semangat kolaborasi, serta memastikan setiap program dan kegiatan dilaksanakan sesuai dengan perencanaan dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Kabupaten Pacitan Aswika Budhi Arfandy, Anggota KPU Kabupaten Pacitan Agus Susanto, Anang Ma'ruf, Eko Setiawan, dan Iwit Widhi Santoso, Sekretaris KPU Kabupaten Pacitan Suharto (Totok), para kepala subbagian, serta seluruh staf Sekretariat KPU Kabupaten Pacitan. #KPUmelayani


Selengkapnya
311

Memasuki Pekan Kedua Juli 2026, KPU Kabupaten Pacitan Laksanakan Rapat Pleno Rutin

#TemanPemilih, KPU Kabupaten Pacitan melaksanakan Rapat Pleno Rutin pada hari ini, Selasa (7/7/2026), di Ruang Rapat KPU Kabupaten Pacitan. Rapat pleno diikuti oleh Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Pacitan bersama jajaran Sekretariat sebagai forum koordinasi, evaluasi, dan pembahasan berbagai agenda kelembagaan guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi KPU yang efektif, profesional, serta akuntabel. #KPUmelayani


Selengkapnya
44

Pengawasan Berkelanjutan dan Tertib Administrasi Menjadi Pesan Utama Apel Pagi KPU Kabupaten Pacitan

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id – Suasana cerah dengan udara yang sejuk mengiringi pelaksanaan apel pagi di halaman kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan pada Senin (6/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi pembuka aktivitas kerja dan diikuti oleh Anggota KPU Kabupaten Pacitan, jajaran sekretariat, seluruh staf, serta siswi praktik kerja lapangan dari SMKS Diponegoro Tulakan Pacitan dan SMKN 1 Pacitan. Rangkaian apel diawali dengan penghormatan kepada Bendera Merah Putih, dilanjutkan dengan menyanyikan Mars KPU, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia. Bertindak sebagai pembina apel, Anggota KPU Kabupaten Pacitan Divisi Hukum dan Pengawasan, Iwit Widhi Santoso. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa Divisi Hukum tetap menjalankan tugas secara aktif melalui berbagai kegiatan rutin, termasuk penyusunan produk hukum berupa keputusan dan berita acara sebagai bagian dari tertib administrasi kelembagaan. "Divisi Hukum tetap menjalankan tugas rutin melalui penyusunan berbagai produk hukum, baik berupa keputusan maupun berita acara. Setiap produk hukum yang disusun menjadi landasan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan tertib administrasi di lingkungan KPU," ujar Iwit. Selain itu, Iwit menekankan bahwa fungsi pengawasan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Pengawasan tidak hanya mencakup aspek kelembagaan, tetapi juga penyelenggara dan pengelolaan keuangan agar seluruh pelaksanaan tugas tetap berjalan sesuai dengan ketentuan. "Pengawasan harus terus dilaksanakan secara konsisten terhadap kelembagaan, penyelenggara, maupun pengelolaan keuangan. Dengan demikian, setiap pelaksanaan tugas dapat dipastikan berjalan sesuai dengan aturan dan prinsip akuntabilitas," katanya. Pada kesempatan tersebut, Iwit juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh divisi dan subbagian atas komitmen dalam pelaksanaan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) yang selama ini selalu diselesaikan tepat waktu berkat sinergi seluruh jajaran. "Saya mengapresiasi kerja sama seluruh divisi dan subbagian sehingga pelaksanaan SPIP dapat berjalan dengan baik dan selalu tepat waktu. Capaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh jajaran yang perlu terus dipertahankan," ungkapnya. Kepada siswi praktik kerja lapangan dari SMKS Diponegoro Tulakan Pacitan dan SMKN 1 Pacitan, Iwit berpesan agar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah wawasan dan pengalaman selama berada di KPU Kabupaten Pacitan. Ia berharap pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk menyebarluaskan pemahaman tentang demokrasi kepada teman-teman di lingkungan sekolah. "Jadikan praktik kerja lapangan ini sebagai kesempatan untuk belajar dan memperoleh pengalaman yang berkesan. Bagikan pemahaman tentang demokrasi kepada teman-teman di sekolah agar semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya nilai-nilai demokrasi," pesannya. Seluruh rangkaian apel pagi diakhiri dengan pembacaan doa yang diikuti oleh seluruh peserta sebagai penutup kegiatan. #KPUMelayani


Selengkapnya
56

Sebanyak 32.503.002 Pemilih Ditetapkan, KPU Kabupaten Pacitan Hadiri Pleno KPU Jatim

Surabaya, kab-pacitan.kpu.go.id – Sebanyak 32.503.002 pemilih ditetapkan dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Semester I Tahun 2026 Tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar pada Senin (6/7/2026). Penetapan tersebut menjadi bagian dari upaya pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan untuk menjaga kualitas data pemilih yang akurat, mutakhir, dan komprehensif. Rapat pleno yang berlangsung di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Timur, Jalan Putat Indah Nomor 1, Surabaya yang diikuti 38 KPU kabupaten/kota se-Jawa Timur. KPU Kabupaten Pacitan dihadiri Ketua Aswika Budhi Arfandy, Anggota Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Anang Ma'ruf, Kepala Subbagian Rendatin sekaligus Admin Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) Haning Wahyu Puspitasari, serta Operator Sidalih Daru Hajar Novianto. Dalam pleno tersebut, Anggota KPU Provinsi Jawa Timur Divisi Data dan Informasi Insan Qoriawan, membacakan hasil rekapitulasi DPB Semester I Tahun 2026. Jumlah pemilih yang ditetapkan terdiri atas 15.993.000 pemilih laki-laki dan 16.510.002 pemilih perempuan yang tersebar di 38 kabupaten/kota, 666 kecamatan, dan 8.494 desa/kelurahan. Selain itu, hasil pemutakhiran menunjukkan terdapat 701.838 pemilih baru, 378.589 pemilih tidak memenuhi syarat, serta 286.177 perbaikan data pemilih. Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Aang Kunaifi, menegaskan bahwa pemutakhiran data pemilih berkelanjutan merupakan komitmen KPU untuk menghadirkan data pemilih yang semakin berkualitas sebagai dasar penyelenggaraan pemilu dan pemilihan. "Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan merupakan bagian dari komitmen KPU untuk memastikan data pemilih selalu mutakhir, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, sinergi seluruh pihak sangat diperlukan agar setiap perubahan data pemilih dapat terakomodasi dengan baik," ujar Aang. Pleno turut dihadiri Anggota KPU Provinsi Jawa Timur Miftahur Rozaq, Nur Salam, Eka Wisnu Wardhana, Choirul Umam, dan Habib M. Rohan. Kegiatan juga diikuti oleh ketua, anggota, serta operator Sidalih KPU kabupaten/kota se-Jawa Timur. Sebagai bentuk keterbukaan dan kolaborasi dalam pemutakhiran data pemilih, KPU Provinsi Jawa Timur turut mengundang sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Badan Pengawas Pemilu Jawa Timur, Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Kodam V/Brawijaya, serta Kepolisian Daerah Jawa Timur. #KPUmelayani


Selengkapnya
60

Pastikan Kesiapan Pleno PDPB Provinsi Jawa Timur, KPU Kabupaten Pacitan Ikuti Rakor

Surabaya, kab-pacitan.kpu.go.id – Menjelang pelaksanaan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026 tingkat provinsi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur menggelar rapat koordinasi bersama KPU kabupaten/kota se-Jawa Timur pada Minggu (5/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum penyamaan persepsi, pemantapan kesiapan data, sekaligus koordinasi teknis sebelum pelaksanaan rapat pleno terbuka. KPU Kabupaten Pacitan turut menghadiri rapat yang berlangsung di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Timur yang diikuti 38 KPU kabupaten/kota se-Jawa Timur. Rapat tersebut dihadiri KPU Kabupaten Pacitan terdiri atas Ketua Aswika Budhi Arfandy, Anggota Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi (Rendatin) Anang Ma'ruf, Kepala Subbagian Rendatin sekaligus Admin Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) Haning Wahyu Puspitasari, serta Operator Sidalih Daru Hajar Novianto. Agenda utama kegiatan tersebut adalah persiapan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026 tingkat provinsi. Kegiatan tersebut bertujuan menyamakan persepsi, memastikan kesiapan data dari seluruh kabupaten/kota, serta memperkuat koordinasi teknis antara KPU Provinsi Jawa Timur dan peserta rapat guna mendukung kelancaran pelaksanaan rekapitulasi Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Aang Kunaifi, menegaskan bahwa rapat koordinasi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelaksanaan rekapitulasi data pemilih berkelanjutan. "Rapat koordinasi ini penting untuk memperkuat koordinasi internal dalam rangka mempersiapkan Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Semester I Tahun 2026. Persiapan yang optimal akan mendukung kelancaran pelaksanaan rekapitulasi pada hari berikutnya," ujar Aang Kunaifi. Sebagai bagian dari persiapan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026 tingkat provinsi, KPU Provinsi Jawa Timur memaparkan sekaligus melakukan validasi hasil rekapitulasi dari seluruh KPU kabupaten/kota se-Jawa Timur. Salah satunya hasil Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Triwulan II Tahun 2026 yang telah dilaksanakan KPU Kabupaten Pacitan pada Rabu (1/7/2026). Dalam pemaparan tersebut disampaikan bahwa pada pelaksanaan rapat pleno tingkat kabupaten, KPU Kabupaten Pacitan tidak memperoleh saran maupun masukan dari Bawaslu Kabupaten Pacitan. Selain itu, analisis terhadap data ganda, data tidak valid, dan data pemilih luar negeri telah diselesaikan, dengan hasil tidak ditemukan data ganda maupun data tidak valid. KPU Provinsi Jawa Timur juga menekankan pentingnya konsistensi, ketelitian, dan sinkronisasi dalam pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan agar data pemilih yang dihasilkan semakin berkualitas, akurat, dan mutakhir. Arahan tersebut menjadi bagian dari pemantapan kesiapan seluruh KPU kabupaten/kota menjelang Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Semester I Tahun 2026 tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada hari berikutnya. #KPUmelayani


Selengkapnya
🔊 Putar Suara