Berita Terkini

30

Pastikan Kesiapan PDPB Triwulan I Tahun 2026, KPU Pacitan Ikuti Rakor Bersama 38 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id — Persiapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 menjadi fokus pembahasan dalam rapat koordinasi yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur bersama 38 KPU kabupaten/kota se-Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu–Kamis, 4–5 Maret 2026, di Aula Lantai 2 Kantor KPU Provinsi Jawa Timur, Jalan Raya Tenggilis Nomor 1–3, Surabaya. Peserta rapat terdiri atas jajaran Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi (Rendatin), Kepala Subbagian Rendatin, serta satu orang admin atau operator Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) dari masing-masing KPU kabupaten/kota. KPU Kabupaten Pacitan diwakili oleh Anggota KPU Kabupaten Pacitan Divisi Rendatin Anang Ma’ruf, Kepala Subbagian Rendatin Haning Wahyu Puspitasari, serta operator Sidalih Daru Hajar Novianto. Anggota KPU Provinsi Jawa Timur Miftahur Rozaq, saat membuka rapat koordinasi menyampaikan bahwa pemutakhiran data pemilih berkelanjutan merupakan salah satu program prioritas nasional yang harus dilaksanakan secara serius dan penuh tanggung jawab oleh seluruh jajaran penyelenggara pemilu. “Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan adalah program prioritas nasional. Oleh karena itu, pelaksanaannya membutuhkan kesungguhan, kedisiplinan, serta manajemen waktu yang baik, terlebih di tengah pelaksanaan ibadah Ramadan,” ujar Rozaq dalam sambutannya. Pada hari pertama, Rabu (4/3/2026), kegiatan diawali dengan pengarahan umum dari jajaran komisioner KPU Provinsi Jawa Timur bersama Sekretaris KPU Provinsi Jawa Timur. Selanjutnya, materi mengenai persiapan PDPB Triwulan I Tahun 2026 disampaikan oleh Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi Jawa Timur, Insan Qoriawan. Dalam sesi tersebut juga dipaparkan materi terkait data hasil sinkronisasi turunan dari KPU RI yang akan digunakan sebagai dasar pelaksanaan PDPB Triwulan I Tahun 2026 di tingkat daerah. Sementara itu, pada hari kedua, Kamis (5/3/2026), Insan Qoriawan kembali menyampaikan materi terkait persiapan pencocokan dan penelitian terbatas (coktas) dalam pelaksanaan PDPB Triwulan I Tahun 2026. Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme pelaksanaan rapat pleno terbuka rekapitulasi PDPB Triwulan I di tingkat kabupaten/kota. Materi lain yang turut dibahas dalam rapat koordinasi tersebut meliputi aspek penganggaran serta hal-hal teknis yang berkaitan dengan pelaksanaan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan di masing-masing kabupaten/kota. Melalui rapat koordinasi ini, KPU Provinsi Jawa Timur berharap seluruh KPU kabupaten/kota dapat memahami secara komprehensif mekanisme serta tahapan pelaksanaan PDPB Triwulan I Tahun 2026 sehingga proses pemutakhiran data pemilih dapat berjalan tertib, akurat, dan akuntabel. Kegiatan rapat koordinasi ditutup setelah seluruh rangkaian materi dan diskusi selesai dilaksanakan. #KPUmelayani


Selengkapnya
64

Internalisasi Coktas, KPU Pacitan Tegaskan Validitas Data Pemilih

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id —  Akurasi dan validitas data pemilih menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026. KPU Kabupaten Pacitan menggelar Rapat Internalisasi Surat Dinas Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 117/PL.01-SD/13/2026 tanggal 30 Januari 2026 tentang Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) PDPB Semester I Tahun 2026, Rabu (25/2/2026), di Ruang Rapat KPU Kabupaten Pacitan. Rapat tersebut dilaksanakan untuk memastikan kesamaan pemahaman atas substansi surat dinas serta menyepakati langkah tindak lanjut pelaksanaan Coktas sebagai bagian dari tahapan PDPB Semester I Tahun 2026. Anggota KPU Kabupaten Pacitan Anang Ma’ruf, saat membuka rapat menegaskan pentingnya menyamakan persepsi terhadap setiap poin dalam surat dinas tersebut. “Kita akan membahas dan menyepakati seluruh poin dalam surat tersebut, karena kesepakatan ini menjadi basis kinerja kita ke depan,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan PDPB di Kabupaten Pacitan selama ini berjalan lancar tanpa catatan khusus, mulai dari proses pengolahan data hingga pleno di tingkat kabupaten maupun provinsi. Namun demikian, terdapat poin yang perlu dicermati lebih lanjut, khususnya terkait penggunaan surat keterangan desa sebagai dasar penetapan status Tidak Memenuhi Syarat (TMS) bagi pemilih meninggal dunia dalam pelaksanaan Coktas. “Selama ini, apabila tidak terdapat akta kematian, data pemilih tidak dapat dihapus karena secara hukum tidak memungkinkan. Dengan terbitnya surat dinas ini, diperlukan pemahaman yang cermat terhadap instruksi yang disampaikan KPU RI,” jelasnya. Ketua KPU Kabupaten Pacitan Aswika Budhi Arfandy, menegaskan bahwa pokok bahasan utama dalam forum tersebut adalah penyikapan terhadap penggunaan surat keterangan desa/kelurahan sebagai dokumen pendukung dalam proses Coktas, dengan tetap berpedoman pada ketentuan administrasi kependudukan. Menurutnya, keseragaman pemahaman dalam satu provinsi penting agar pelaksanaan kebijakan berjalan selaras. “Hal ini merupakan bagian dari prinsip kehati-hatian dalam memahami instruksi tertulis, sehingga keputusan yang diambil tetap berada dalam koridor regulasi,” tegasnya. Sebagai tindak lanjut, disepakati perlunya koordinasi yang lebih intensif dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) terkait penentuan status pemilih dalam pelaksanaan Coktas. Dalam pelaksanaannya, tetap diperlukan dokumen bukti dukung berupa KTP-el/IKD dan biodata penduduk, Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Anggota TNI/POLRI, akta kematian, surat keterangan dari perangkat desa/kelurahan/kecamatan atau sebutan lainnya, surat pernyataan yang ditandatangani oleh pihak keluarga dan Ketua RT/RW atau perangkat desa/kelurahan/kecamatan atau sebutan lainnya, dan/atau dokumen lain yang sah secara de jure. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua KPU Kabupaten Pacitan Aswika Budhi Arfandy, Anggota KPU Kabupaten Pacitan Agus Susanto, Anang Ma’ruf, Eko Setiawan, dan Iwit Widhi Santoso, serta jajaran kepala subbagian. #KPUmelayani


Selengkapnya
91

Hadiri Hari Jadi ke-281, Perkuat Kebersamaan Menuju Pacitan Sejahtera

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id — Semangat kebersamaan dan rasa syukur mewarnai Peringatan Hari Jadi ke-281 Kabupaten Pacitan yang digelar di Pendopo Mas Tumenggung Djogokarjo, Kamis (19/2/2026). Momentum bersejarah ini bertepatan dengan awal Ramadan 1447 Hijriah. Peristiwa tersebut menjadi penguat tekad seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga jati diri daerah. Tekad itu sekaligus mendorong langkah bersama menuju Pacitan yang semakin maju dan sejahtera. Balutan beskap hitam lengkap dikenakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan Aswika Budhi Arfandy, saat menghadiri prosesi tersebut. Kehadiran itu menjadi wujud penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan lokal, sekaligus bentuk dukungan dan sinergi kelembagaan dalam memperingati Hari Jadi Kabupaten Pacitan. Prosesi peringatan berlangsung khidmat. Kirab Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji bersama istri menuju pendopo kabupaten menjadi pembuka rangkaian acara. Lantunan gending Jawa semakin menambah suasana sakral dan penuh makna. Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum hari jadi diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat tekad dan jati diri masyarakat. Penguatan tersebut penting dalam menghadapi pengaruh budaya luar di tengah arus perubahan zaman. Ia juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersatu. Tujuannya guna mewujudkan cita-cita bersama menuju Pacitan yang lebih sejahtera. “Kula ugi ngajak dhumateng para among praja saha sedaya warga tansah mbudidaya murih Pacitan majeng ing samukawisipun,” ujarnya, yang berarti ia mengajak para aparatur pemerintah serta seluruh warga agar senantiasa berupaya mendorong kemajuan Pacitan di berbagai bidang. Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pacitan tahun ini mengusung tema “Pacitan Binraja Ing Kamulyan”, yang bermakna masyarakat Kabupaten Pacitan senantiasa hidup dalam keadaan tertib, tenteram, sejahtera, serta mulia lahir dan batin. Pada kesempatan tersebut, Bupati Pacitan juga memberikan penghargaan kepada dua tokoh masyarakat atas peran dan jasa mereka dalam mengharumkan nama Pacitan. Penghargaan diberikan kepada almarhum Sudirno, pengukir dan perancang gambar uang kertas Republik Indonesia asal Desa Petung, Kecamatan Bandar,serta almarhum Kartosemito, tokoh asal Desa Pakisbaru, Kecamatan Nawangan, yang rumahnya pernah digunakan sebagai markas gerilya Panglima Besar Jenderal Sudirman. #KPUmelayani


Selengkapnya
39

Megengan Jadi Momentum Mempererat Silaturahmi Jelang Ramadan

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id — Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, tradisi Megengan kembali dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus persiapan spiritual masyarakat Jawa. Tradisi yang berkembang di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah ini identik dengan ziarah kubur, doa bersama, serta sedekah makanan seperti kue apem, pisang, dan nasi berkat sebagai simbol harapan serta permohonan keselamatan. Kegiatan Megengan yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Pacitan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Acara dilaksanakan di Rumah Pintar Pemilu (RPP) KPU Kabupaten Pacitan pada Jumat (13/2/2026) dan diikuti seluruh jajaran komisioner serta sekretariat. Acara dibuka langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Pacitan yang menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan dan kebersamaan. “Megengan menjadi wujud rasa syukur atas nikmat yang masih diberikan kepada kita. Saya berharap silaturahmi dapat terus dipererat. Semoga saat menjalankan ibadah puasa, kita diberi kekuatan dan mampu melaksanakannya dengan baik. Mudah-mudahan Ramadan menjadi momentum menyucikan diri dan bersama-sama berlomba dalam kebaikan, hingga pada Idulfitri nanti kita kembali menjadi insan yang fitri,” ujarnya. Ketua KPU Kabupaten Pacitan juga berharap seluruh jajaran tetap menjaga komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama bulan Ramadan. Menurutnya, pelaksanaan tugas kelembagaan harus tetap berjalan optimal dengan tetap mengedepankan profesionalitas, integritas, dan semangat melayani. “Momentum Ramadan hendaknya menjadi penguat nilai keikhlasan dalam bekerja. Saya berharap seluruh jajaran tetap semangat menjalankan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat, menjaga tanggung jawab, serta memastikan seluruh pekerjaan dapat terlaksana dengan baik meskipun sedang menjalankan ibadah puasa,” tambahnya. Pada kesempatan tersebut, Anggota KPU Kabupaten Pacitan, Agus Susanto, turut menyampaikan pesan tentang pentingnya mempersiapkan diri menyambut Ramadan. “Bulan Syakban menjadi tanda kita akan memasuki Ramadan, bulan yang penuh berkah. Saya mengajak diri saya sendiri dan seluruh hadirin untuk menguatkan diri menjalani ibadah puasa. Di usia yang terus bertambah ini, kita masih diberikan kesempatan bertemu Ramadan, sehingga harus kita manfaatkan dengan meningkatkan iman, takwa, amal ibadah, serta memperbanyak sedekah,” tuturnya. Selanjutnya, doa bersama dipimpin oleh Anggota KPU Kabupaten Pacitan, Anang Ma’ruf, yang memohon keberkahan serta kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pegawai serta ibu-ibu arisan yang menambah suasana kebersamaan dan kekeluargaan dalam menyambut bulan suci Ramadan. #KPUmelayani  


Selengkapnya
55

KPU Pacitan Ucapkan Selamat atas Raihan Predikat WBK KPU Jatim

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan menyampaikan ucapan selamat kepada KPU Provinsi Jawa Timur atas diraihnya penghargaan Predikat Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas komitmen KPU Provinsi Jawa Timur dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Raihan predikat WBK juga menunjukkan kesungguhan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam penyelenggaraan pemilu. KPU Kabupaten Pacitan menilai capaian tersebut dapat menjadi motivasi sekaligus inspirasi bagi jajaran penyelenggara pemilu di daerah untuk terus memperkuat integritas kelembagaan serta meningkatkan profesionalitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. KPU Kabupaten Pacitan berharap keberhasilan yang diraih KPU Provinsi Jawa Timur dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan guna mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.


Selengkapnya
78

Gempa Pacitan Jadi Perhatian, Apel Pagi Perkuat Kesiapsiagaan Pegawai

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id — Balutan busana khas dan batik Pacitan masih mewarnai pelaksanaan apel pagi rutin Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan yang digelar di halaman Kantor KPU Kabupaten Pacitan, Senin (9/2/2026). Penggunaan busana daerah tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pacitan yang dikenakan sepanjang bulan Februari. Apel pagi dilaksanakan sebagai agenda rutin setiap hari Senin dan diikuti oleh jajaran anggota KPU Kabupaten Pacitan serta seluruh pegawai sekretariat. Kegiatan diawali dengan penghormatan kepada Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri). Apel kali ini dipimpin oleh Anggota KPU Kabupaten Pacitan Iwit Widhi Santoso Divisi Hukum dan Pengawasan. Dalam amanatnya, ia mengingatkan seluruh peserta apel untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul terjadinya gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Pacitan pada pekan sebelumnya. “Kita tidak pernah mengetahui kapan bencana akan terjadi. Mengingat Kabupaten Pacitan merupakan wilayah rawan gempa, seluruh jajaran diharapkan senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Serta memahami langkah-langkah mitigasi bencana guna meminimalkan risiko. Setiap pegawai diharapkan menyiapkan diri dan lingkungan kerja agar tetap aman dan siaga dalam kondisi apa pun,” ujar Iwit Selain itu, ia menekankan pentingnya apel pagi sebagai sarana kesiapan di awal pekan kerja. Hal ini baik dari sisi kehadiran personel, kelengkapan atribut, maupun penguatan koordinasi antarbagian. “Apel pagi menjadi momentum untuk memastikan kesiapan lembaga dalam menjalankan tugas, baik dari aspek sumber daya manusia, sekaligus memperkuat koordinasi dan kedisiplinan,” tambahnya. Apel pagi tersebut ditutup dengan doa bersama. Kegiatan dihadiri oleh Anggota KPU Kabupaten Pacitan Iwit Widhi Santoso serta seluruh jajaran sekretariat dan staf KPU Kabupaten Pacitan. #KPUmelayani


Selengkapnya