Berita Terkini

28

Perkuat Akuntabilitas Anggaran, KPU Pacitan Ikuti Evaluasi Pelaksanaan Anggaran dan Sosialisasi IKPA 2026

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id — Komitmen untuk memperkuat kualitas pengelolaan anggaran yang akuntabel dan berorientasi kinerja ditunjukkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan melalui keikutsertaannya dalam Kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Tahun 2025 serta Sosialisasi Langkah-Langkah Strategis Peningkatan Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A2 Pacitan pada Selasa (3/2/2026) bertempat di Aula KPPN Pacitan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) KPU Kabupaten Pacitan Haning Wahyu Puspitasari, serta Bendahara Pengeluaran KPU Kabupaten Pacitan Toni Cahyo Nugroho. Kehadiran keduanya merupakan bentuk komitmen KPU Kabupaten Pacitan dalam mendukung pengelolaan anggaran yang akuntabel dan sesuai dengan ketentuan perbendaharaan negara. Pelaksana Harian (Plh.) Kepala KPPN Pacitan Hendro Siswandi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh satuan kerja di lingkup KPPN Pacitan atas capaian pelaksanaan anggaran Tahun 2025. Ia menegaskan bahwa di tengah kebijakan efisiensi anggaran, satuan kerja tetap mampu menyelesaikan pelaksanaan anggaran dengan baik. “Di tengah berbagai kebijakan efisiensi, alhamdulillah satuan kerja di wilayah KPPN Pacitan dapat menyelesaikan pelaksanaan anggaran Tahun 2025 dengan cukup baik. Ini menunjukkan komitmen dan sinergi yang kuat antara satuan kerja dan KPPN,” ujar Hendro Siswandi. Kegiatan ini juga meliputi penyampaian press release APBN sampai dengan Januari 2026 lingkup KPPN Pacitan yang disampaikan sekaligus oleh Plh. Kepala KPPN Pacitan. Kemudian dilanjutkan dengan evaluasi pelaksanaan anggaran, serta pemaparan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun 2026. Rangkaian kegiatan ditutup dengan bimbingan teknis penggunaan Aplikasi MyIntress. #KPUmelayani


Selengkapnya
32

Apel Pagi KPU Pacitan Gaungkan Semangat Kerja dan Identitas Lokal

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id — Suasana pagi yang cerah mengiringi pelaksanaan Apel Pagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan pada Senin (2/2/2026) di halaman Kantor KPU Kabupaten Pacitan. Apel tersebut diikuti oleh seluruh komisioner, sekretaris, serta pegawai KPU Kabupaten Pacitan dan berlangsung tertib serta khidmat. Kegiatan apel ini diawali dengan penghormatan kepada Bendera Merah Putih, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri). Bertindak sebagai pembina apel, Anggota KPU Kabupaten Pacitan Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia Eko Setiawan, menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya apel pagi sebagai bagian dari budaya kerja aparatur. Dalam amanatnya, Eko Setiawan menyampaikan bahwa apel pagi bukan sekadar rutinitas formal, melainkan menjadi awal dari rangkaian aktivitas kerja selama satu minggu ke depan. Apel pagi diharapkan mampu membangun kesiapan mental, semangat kerja, serta tanggung jawab seluruh pegawai dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan. “Apel pagi bukan hanya formalitas, tetapi menjadi titik awal untuk menyiapkan semangat, kedisiplinan, dan tanggung jawab kita dalam melaksanakan tugas-tugas kelembagaan selama satu minggu ke depan,” ujar Eko dalam amanatnya. Apel pagi kali ini memiliki kekhasan dibandingkan pelaksanaan apel sebelumnya. Seluruh peserta dan petugas apel mengenakan busana khas Pacitan, yakni blarang dan batik khas Pacitan, serta menggunakan batu mulia selama periode 1 hingga 28 Februari 2026 sebagai bentuk partisipasi dalam memperingati Hari Jadi Kabupaten Pacitan. Penggunaan busana dan atribut tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap budaya lokal sekaligus penguatan identitas daerah di lingkungan kerja KPU Kabupaten Pacitan. “Penggunaan busana khas Pacitan hari ini merupakan wujud kecintaan dan penghormatan terhadap budaya serta identitas daerah, sekaligus bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Pacitan yang bertepatan pada bulan ini,” tambahnya. Menutup amanatnya, Eko mengingatkan seluruh jajaran KPU Kabupaten Pacitan untuk senantiasa menjaga kekompakan dan kebersamaan serta menciptakan suasana kerja yang kondusif agar seluruh program dan kegiatan kelembagaan dapat berjalan dengan baik, tertib, dan lancar. Apel pagi tersebut ditutup dengan doa bersama dan dihadiri Anggota KPU Kabupaten Pacitan Eko Setiawan dan Iwit Widhi Santoso, serta dari unsur sekretariat hadir Sekretaris KPU Kabupaten Pacitan Suharto (Totok), para kepala subbagian, dan seluruh staf. #KPUmelayani


Selengkapnya
38

Penataan Arsip Wujudkan Administrasi Tertib dan Rapi

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id — Langkah penguatan tertib administrasi terus dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan melalui kegiatan kerja bakti penataan arsip yang dilaksanakan di Kantor KPU Kabupaten Pacitan, Jumat (30/1/2026). Kegiatan ini difokuskan pada penataan Gudang Arsip sebagai bagian dari pengelolaan kearsipan yang rapi, tertib, dan akuntabel. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penggeseran arsip inaktif dari bagian penerbitan arsip, yakni dari empat subbagian menuju Gudang Arsip. Penataan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan penyimpanan dokumen sesuai dengan ketentuan kearsipan yang berlaku sekaligus memudahkan proses pengelolaan dan digitalisasi arsip. Ketua KPU Kabupaten Pacitan Aswika Budhi Arfandy, mengapresiasi keterlibatan aktif seluruh jajaran dalam kegiatan kerja bakti tersebut. Ia menekankan pentingnya pengelolaan arsip sebagai bagian tak terpisahkan dari tertib administrasi kelembagaan. “Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya pengelolaan arsip yang tertib, profesional, dan berkelanjutan,” ujarnya. Aswika juga menambahkan bahwa penataan arsip yang tertib akan berdampak langsung pada kemudahan proses digitalisasi arsip. Selain itu, langkah ini turut mendukung peningkatan pelayanan informasi kepada masyarakat. “Proses ini tentunya memudahkan tahapan digitalisasi arsip. Dengan arsip yang tertata sesuai subbagian dan klasifikasinya, pelayanan informasi kepada masyarakat dapat dilakukan lebih cepat dan akurat. Khususnya terkait data kepemiluan di Kabupaten Pacitan yang bersifat terbuka dan dapat diakses publik,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Subbagian Keuangan, Umum, dan Logistik (KUL) KPU Kabupaten Pacitan Yayuk Susilowati, menjelaskan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan tindak lanjut dari hasil pengawasan kearsipan. “Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka manajemen pengelolaan arsip secara tertib. Seluruh pegawai diinstruksikan untuk berpartisipasi aktif dalam penataan arsip sebagai tindak lanjut dari hasil pengawasan tersebut,” jelasnya. Ia menambahkan, penataan arsip tidak hanya bertujuan untuk memperkuat tertib administrasi, tetapi juga meningkatkan pemahaman bersama terkait pengelolaan persuratan dan kearsipan di lingkungan KPU Kabupaten Pacitan. Kegiatan kerja bakti ini diikuti langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Pacitan Aswika Budhi Arfandi bersama seluruh jajaran dan staf sekretariat KPU Kabupaten Pacitan. #KPUmelayani


Selengkapnya
35

Rakor Penilaian Mandiri SPIP Terintegrasi 2026, KPU Pacitan Ikut Serta

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id — Upaya peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel terus dilakukan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan mengikuti Rapat Koordinasi Pelaksanaan Penilaian Mandiri Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi KPU Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh KPU Republik Indonesia secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (30/1/2026), bertempat di Ruang Podcast KPU Kabupaten Pacitan. Kegiatan ini diikuti oleh anggota KPU Kabupaten Pacitan, Kepala Subbagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum beserta staf subbagiannya di Sekretariat KPU Kabupaten Pacitan yang tergabung dalam Tim Satuan Tugas (Satgas) SPIP KPU Kabupaten Pacitan Tahun 2026. Rapat koordinasi dibuka secara resmi oleh Anggota Divisi Hukum dan Pengawasan KPU RI Iffa Rosita. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa SPIP tidak hanya dipahami sebagai kewajiban administratif, melainkan fondasi penting dalam memitigasi risiko pada setiap tahapan penyelenggaraan pemilu maupun pengelolaan anggaran. “SPIP harus menjadi bagian dari budaya kerja di setiap satuan kerja KPU. Pengendalian internal yang kuat memungkinkan risiko diidentifikasi sejak awal sehingga seluruh proses dapat berjalan tertib, transparan, dan akuntabel,” tegas Iffa Rosita. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang menjelaskan secara komprehensif mengenai pelaksanaan penilaian mandiri maturitas SPIP Terintegrasi Tahun 2026. Materi mencakup tahapan penilaian, indikator maturitas, serta strategi peningkatan kualitas penerapan SPIP di setiap satuan kerja KPU. Memasuki tahun 2026, KPU dituntut untuk mencapai tingkat maturitas SPIP yang lebih tinggi. Pemaparan materi dilengkapi dengan simulasi teknis bagi para operator SPIP agar mampu mengunggah bukti dukung (eviden) secara akurat dan sesuai dengan pedoman teknis terbaru. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Pacitan Iwit Widhi Santoso. Dari unsur sekretariat, kegiatan ini diikuti oleh Kepala Subbagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum KPU Kabupaten Pacitan Mei Tri Astuti, bersama staf pada subbagian terkait. #KPUmelayani


Selengkapnya
72

Delapan CPNS KPU Pacitan Jalani Latsar Melalui Massive Open Online Course (MOOC)

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id — Penguatan kompetensi dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) terus dilakukan sejak tahap awal pengabdian. Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) melalui metode Massive Open Online Course (MOOC) yang dilaksanakan pada 19–28 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pembentukan kompetensi dasar yang wajib diikuti CPNS sebelum diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Melalui Latsar, peserta dibekali pemahaman awal mengenai nilai-nilai dasar ASN, wawasan kebijakan publik, serta sistem penyelenggaraan pemerintahan. MOOC merupakan metode pembelajaran daring yang memungkinkan peserta mengikuti pelatihan secara mandiri melalui platform digital. Dalam Latsar CPNS, metode ini dirancang untuk menanamkan nilai BerAKHLAK ASN secara bertahap dan terstruktur. Pelaksanaan Latsar MOOC dilakukan melalui situs Sistem Informasi Pengembangan Kompetensi (SIBANGKOM) yang dikelola oleh Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI). Melalui platform tersebut, peserta mengakses materi pembelajaran berupa modul, video, serta mengikuti evaluasi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Sekretaris KPU Kabupaten Pacitan Suharto Totok, menekankan pentingnya kesungguhan CPNS dalam mengikuti seluruh tahapan Latsar. Menurutnya, pelatihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi awal pembentukan karakter ASN. “Saya berharap teman-teman CPNS mengikuti Latsar ini dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan bertanggung jawab. Jadikan setiap materi sebagai bekal untuk membangun integritas, profesionalitas, serta etos kerja yang baik sejak awal,” ujarnya. Setelah menyelesaikan tahapan MOOC, CPNS KPU Kabupaten Pacitan akan melanjutkan ke tahap berikutnya. Rangkaian kegiatan Pelatihan Dasar CPNS tersebut diikuti oleh delapan CPNS KPU Kabupaten Pacitan. #KPUmelayani


Selengkapnya
55

Sambut Latsar, KPU Pacitan Bekali CPNS dengan Arahan dan Pendampingan

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id –   Pelaksanaan Pelatihan Dasar (Latsar) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi perhatian serius Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan. Hal tersebut ditegaskan dalam kegiatan briefing yang digelar sebagai bentuk penguatan kesiapan CPNS yang saat ini memasuki tahapan distance learning pada Rabu (28/1/2026) di Rumah Pintar Pemilu KPU Kabupaten Pacitan. Sekretaris KPU Kabupaten Pacitan Suharto Totok, memberikan arahan langsung kepada para CPNS agar mengikuti seluruh rangkaian Latsar dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Menurutnya, Latsar merupakan tahapan penting dalam proses pembentukan karakter aparatur sipil negara sekaligus peningkatan kompetensi dasar sebagai pelayan publik. “Pelatihan Dasar bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi proses pembentukan karakter, etika, dan profesionalisme sebagai ASN. Karena itu, seluruh tahapan harus diikuti dengan serius dan penuh tanggung jawab,” ujar Suharto Totok. Sekretaris KPU Kabupaten Pacitan juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental selama mengikuti Latsar. Padatnya materi dan aktivitas pembelajaran menuntut kesiapan serta manajemen waktu yang baik dari setiap peserta. “Selain disiplin mengikuti materi, para CPNS juga harus mampu menjaga kesehatan fisik dan mental. Manajemen waktu dan kesiapan diri menjadi kunci agar seluruh rangkaian Latsar dapat diikuti secara optimal,” kata Suharto Totok. Dalam kesempatan tersebut, Suharto Totok turut meminta seluruh kepala subbagian untuk memberikan pendampingan, arahan, dan dukungan secara berkelanjutan kepada para CPNS selama masa Latsar. Pendampingan tersebut diharapkan mampu memastikan seluruh proses berjalan tertib, optimal, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kegiatan briefing ini dihadiri oleh Sekretaris KPU Kabupaten Pacitan Suharto (Totok), jajaran kepala subbagian, serta delapan CPNS yang bertugas di lingkungan KPU Kabupaten Pacitan dan akan mengikuti Latsar. #KPUmelayani


Selengkapnya