Berita Terkini

113

1.865 Pantarlih Dilantik

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id – Secara serentak, 1.865 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) KPU Kabupaten Pacitan dilantik, Minggu (12/2/2023). Dari jumlah tersebut, tersebar di 167 desa dan lima kelurahan. Proses pelantikan dilaksanakan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) di desa-desa atas nama Ketua KPU Pacitan. “Pelantikan dilakukan serentak di masing-masing desa,” kata Ketua KPU Pacitan, Sulis Styorini, saat melakukan monitoring pelantikan Pantarlih di wilayah Kecamatan Arjosari dan Kecamatan Tegalombo. Dikatakan, selesai pelantikan, Pantarlih langsung melakukan apel, bimbingan teknis dan memulai kegiatan pencocokan penelitian (coklit) data pemilih. “Selesai dilantik, pantarlih langsung bekerja. Karena itu, KPU serta PPK akan terus melakukan monitoring, supervisi dan koordinasi hingga tuntas pelaksanaan coklit,” tandasnya. Perlu diketahui, ada tujuh item instrument kerja yang didistribusikan kepada masing-masing Pantarlih. Diantaranya, rompi, topi, ATK, ID Card, buku panduan, sticker coklit dan formulir model A.    Sementara itu, Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Pacitan, Iwiwt W. Pacitan menambahkan, proses pembentukan Pantarlih untuk Pemilu 2024 dilakukan mulai tanggal 26 Januari – 11 Februari 2023. “Tanggal 11 Februari penetapan nama hasil seleksi Pantarlih, tanggal 12 pelantiukan,” kata Iwit. Diakuinya, waktu pembentukan Pantarlih Pemilu 2024 cukup panjang, yakni selama 17 hari. Sebab, disela-sela tahapan ada pemetaan TPS selama tujuh hari (tanggal 5 – 11 Februari 2023).”Alhamdulillah, semua berjalan lancar,” pungkasnya.  (Tim Bakohumas KPU Pacitan)


Selengkapnya
70

KPU Pacitan Ikuti Bimtek Kehumasan dan Hubungan Antar Lembaga

Sidoarjo, kab-pacitan.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan dan Hubungan Antar Lembaga, Rabu, 8 Februari 2023 di Sidoarjo. Kegiatan yang dihelat KPU Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) dihadiri oleh 38 KPU Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Masing-masing terdiri dari Ketua, Anggota Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, dan Kepala Subbagian (Kasubbag) Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Partisipasi, dan Hubungan Masyarakat.  Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih dan Parmas) Gogot Cahyo Baskoro, saat menyampaikan materi mengatakan upaya peningkatan partisipasi dalam pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan masyarakat menjadi tanggung jawab bersama. "Artinya tanggung jawab peningkatan partisipasi masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab KPU sebagai penyelenggara. Tapi juga seluruh elemen masyarakat," kata Gogot.  Peningkatan partisipasi masyarakat dapat dilakukan melalui sosialisasi, pendidikan politik, survei/jajak pendapat, hitung cepat, peliputan, pemberitaan, dan publikasi, serta berbagai penelitian dan kajian.  Apalagi menurut Gogot, banyak sekali tantangan dalam menghadapi Pemilu 2024.  "Utamanya hoax dan ujaran kebencian yang bertujuan mendelegitimasi KPU," lanjut Gogot.  Untuk itu, mantan wartawan Radio Soka tersebut mengatakan KPU sebagai penyelenggara pemilu harus melek digital, utamanya melalui media sosial.  "Kita punya jajaran Adhoc di bawah, mulai Panitia Pemilu Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih), bahkan ke depan terdapat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang dapat dimanfaatkan dalam mengcounter berbagai isu," jelas Gogot.  Senada, Kepala Humas Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Vinda Maya Setianingrum yang berkesempatan menjadi narasumber juga menyampaikan pelibatan masyarakat dalam peningkatan parmas sangat penting.  "Agar masyarakat muncul rasa memiliki dan mempunyai loyalitas tinggi terhadap demokrasi maupun pemilu," terang Vinda.  Untuk itu, Akademisi Ilmu Komunikasi tersebut turut membenarkan jika KPU perlu memaksimalkan pengelolaan media sosial. Sebab, media sosial hari ini sangat diminati, terutama pemilih pemula.  "Masih ada waktu sebelum 14 Februari 2024, silahkan melakukan transformasi, kemas dengan baik dan kreatif setiap informasi pada media sosial," pungkas Vinda.  Turut hadir dalam Bimtek, Ketua Choirul Anam, Anggota Insan Qoriawan, Rochani, Muhammad Arbayanto, Nurul Amalia, dan Miftahur Rozaq, Sekretaris Nanik Karsini, Kabag Tekmas, Kasubbag Partisipasi Masyarakat Prahastiwi, serta jajaran Staf Subbag terkait. (Tim Bakohumas KPU Pacitan)


Selengkapnya
86

KPU Lakukan Penandatanganan MoU Dengan Lima Perguruan Tinggi di Jatim

Sidoarjo, kab-pacitan.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) terkait Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Bidang Kepemiluan dan Demokrasi, dengan lima Perguruan Tinggi di Jawa Timur, di Sidoarjo, Selasa (7/2/ 2023). Kelima perguruan tinggi tersebut diantaranya, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Islam Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Yudharta Pasuruan, dan Universitas Nurul Jadid Probolinggo Ketua KPU, Hasyim Asy’ari menegaskan KPU sebagai pusat kepemiluan mengundang kampus untuk memanfaatkan apa saja dari KPU, utamanya terkait dengan data. Ia juga mempersilahkan para akademisi kampus yang berminat untuk melakukan kajian kepemiluan. Berikutnya, Hasyim mengajak kampus menyampaikan pada mahasiswanya untuk turut menjadi bagian dari penyelenggara Pemilu 2024, yakni Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di wilayahnya masing-masing. Nota Kesepahaman dilaksanakan antara KPU dengan Universitas Negeri Surabaya, Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo, Universitas Yudharta Pasuruan, Universitas Islam Malang, dan Universitas Muhammadiyah Malang.  Perludiketahui, penandatanganan MoU juga disaksikan oleh Divisi Hukum dan Pengawasan KPU, Mochammad Afifuddin, jajaran Komisioner KPU Jatim, Choirul Anam; Gogot Cahyo Baskoro; Muhammad Arbayanto; Insan Qoriawan; Rochani; Miftahur Rozaq; Nurul Amalia; dan Sekretaris, Nanik Karsini. Serta Ketua; Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM; dan Kasubbag Tekmas dari 38 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. (Tim Bakohumas KPU Pacitan)


Selengkapnya
111

TAHAPAN PEMILU 2024 SEMAKIN PADAT, SEKRETARIS KPU PACITAN TEGASKAN APEL PAGI SEBAGAI SARANA FOKUS KEDISIPLINAN

Pacitan, kpu-pacitan.kpu.go.id - Mengawali kegiatan pada minggu ke-2 bulan Januari 2023, Senin (9/1/2023), KPU Pacitan melaksanakan kegiatan apel pagi di Halaman Kantor KPU Pacitan. Kegiatan apel pagi dilaksanakan dengan Sekretaris KPU Pacitan, Bambang Sutejo sebagai pembina apel dan diikuti oleh seluruh Anggota KPU, Pejabat dan Staff Sekretariat di Lingkungan KPU Pacitan beserta Siswa/i Praktek Kerja Lapangan dari SMK N 2 Pacitan dan SMK Diponegoro Tulakan. Dalam arahannya, Bambang mengingatkan untuk senantiasa tetap fokus menjaga kedisiplinan seperti pada minggu-minggu sebelumnya. Selain itu, juga disampaikan untuk meningkatkan kinerja dan selalu mengerjakan seluruh tugas, pokok, dan fungsi pekerjaan karena tahun 2023 ini tahapan Pemilu 2024 semakin padat. "Saya berterima kasih kepada seluruh jajaran komisioner dan Bapak/Ibu pejabat serta staff dan seluruh adik-adik PKL yang tetap melaksanakan apel pagi tepat waktu seperti minggu-minggu sebelumnya. Kegiatan apel ini dilaksanakan dalam bentuk untuk fokus menjaga kedisplinan dalam seminggu kedepan. Selain itu saya menegaskan agar kawan-kawan semua meningkatkan kinerja dan tupoksi masing-masing mengingat Tahun 2023 tahapan Pemilu 2024 semakin padat" tegas Bambang. Acara selasai pukul 08.30 WIB dengan doa bersama untuk kelancaran kegiatan-kegiatan di KPU Pacitan. (Tim Bakohumas KPU Pacitan/rei) 


Selengkapnya
96

KPU PACITAN LAKSANAAN SELEKSI TERTULIS PPS DI 5 ZONA

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan melaksanakan seleksi tertulis manual bagi calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilu 2024, Jumat (6/1/2023). Seleksi yang diikuti 1.407 orang tersebut dihelat dilima lokasi berbeda. Yakni, di SMK PGRI Donorojo, untuk peserta dari Kecamatan Donorojo, Punung dan Pringkuku. SMPN 1 Kebonagung, menampung peserta tes dari Kecamatan Pacitan dan Kebonagung. SMKN Ngadirojo untuk peserta Kecamatan Sudimoro, Ngadirojo dan Tulakan. SMPN 2 Arjosari untuk peserta Kecamatan Arjosari dan Tegalombo. Sedangkan peserta dari Kecamatan Nawangan-Bandar, dipusatkan di Monumen Pangsar Jendral Sudirman, Pakis Baru, Nawangan. “Perlu diketahui, dari 1.497 orang yang lolos seleksi administrasi sebelumnya, ada 97 orang yang tidak hadir mengikuti seleksi tertulis ini,” kata Ketua KPU Pacitan, Sulis Styorini. Ditambahkan, pembagian dilima zona pelaksanaan seleksi tertulis juga mempertimbangkan kondisi geografis di Pacitan. Terlebih, beberapa lembaga pendidikan mendukung ruang kelasnya dipergunakan seleksi tertulis. Bahkan, ada juga yang menggunakan ruang pertemuan di Situs Monumen Pangsar Jendral Sudirman, Nawangan. “Alhamdulillah, pelaksanaan lancar,” tandas Sulis Styorini. Terkait pelaksanaan seleksi, peserta diberikan 75 soal yang langsung dari KPU RI, dengan jawaban pilihan ganda, dalam waktu 90 menit. Pun demikian, ada empat type soal. Sehingga, walaupun duduk berdekatan, namun soalnya berbeda-beda.   Berikut laporan seleksi tertulis dari masing-masing zona oleh Tim Bakohumas Panitia Pemilihan Kecamatan Zona Donorojo-Pringkuku-Punung Seleksi tertulis calon PPS di zona ini, dihadiri oleh Komisioner Aswika Budhi Arfandy dan tim sekretariat KPU Pacitan. Selain itu, kegiatan juga melibatkan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari Kecamatan Donorojo, Punung dan Pringkuku. Tidak itu saja, kegiatan seleksi juga dihadiri Ketua Bawaslu Pacitan, Berty Stefanus HRW, Panwascam dan forkopimca setempat. Kegiatan tes tertulis di zona ini, diikuti 250-an peserta calon anggota PPS.   Zona Bandar-Nawangan Kegiatan seleksi tertulis di zona ini dikawal langsung Ketua KPU Kabupaten Pacitan, Sulis Styorini. Selain dibantu tim sekretariat, juga melibatkan anggota PPK Kecamatan Bandar dan Nawangan. Seleksi tertulis yang diikuti 168 calon anggota PPS ini juga dihadiri Anggota Bawaslu Pacitan, Mashuri. Tidak itu saja, Panwascam dari Kecamatan Bandar dan Nawangan juga melakukan pengawasan. Begitu juga Forkopimca turut memantau pelaksanaan tes tertulis PPSyang dilaksanakan di Auditorium Monumen Jenderal Soedirman Nawangan.   Zona Ngadirojo, Tulakan dan Sudimoro Pelaksanaan seleksi tertulis di zona timur, Ngadirojo, Tulakan dan Sudimoro, dipusatkan di SMKN Ngadirojo,  juga melaksanakan serentak seleksi tertulis calon anggota PPS untuk Pemilu 2024, Jum'at (6/1/ 2023).   Pelaksanaan tes tertulis dikawal Komisioner KPU Pacitan, Eko Setiawan bersama tim sekretariat. Selain itu, juga melibatkan anggota PPK Kecamatan Tulakan, Ngadirojo dan Sudimoro. Seleksi tertulis juga dihadiri Anggota Bawaslu Pacitan, Sulami serta Panwascam dari Kecamatan Sudimoro, Ngadirojo dan Tulakan. Tidak itu saja, unsur Forkopimca juga turut memantau pelaksanaan tes tulis tersebut.   Zona Arjosari dan Tegalombo Sementara itu, pelaksanaan seleksi tertulis Kecamatan Arjosari dan Tegalombo, dihelat di SMPN 2 Arjosari, Jum'at, 6 Januari 2023, dimulai pada pukul 08.45 WIB. Kegiatan ini Komisioner Iwit W Santoso, bersama Sekretaris KPU Kabupaten Pacitan Bambang Sutejo. Kegiatan seleksi juga melibatkan PPK Arjosari dan PPK Tegalombo.   Pacitan-Kebonagung Sedangkan, seleksi tertulis zona Kecamatan Kebonagung dan Kecamatan Pacitan, dipusatkan di SMPN I Kebonagung. Jumlah keseluruhan peserta calon PPS yang mengikuti seleksi tertulis dari Kecamatan Pacitan dan Kebonagung adalah 387. Dengan rincian, Kecamatan Pacitan berjumlah 243 peserta dan dari Kecamatan Kebonagung 144 peserta. Seleksi yang dilaksanakan mulai pukul 09.00 sampai dengan 10.30 WIB berjalan dengan tertib dan lancar. Komisioner KPU Agus Susanto, S.Pd., MM. bersama tim sekretariat turut hadir dan mendampingi pelaksanaan seleksi tertulis tersebut. (Tim Bakohumas KPU Pacitan)


Selengkapnya
119

SERENTAK, KPU PACITAN LAKSANAKAN SELEKSI TES TERTULIS CALON ANGGOTA PPS PEMILU 2024 DI 5 TITIK WILAYAH KABUPATEN PACITAN

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id - Pasca mengumumkan hasil seleksi administrasi untuk rekrutmen Panitia Pemungutan Suara (PPS), KPU Pacitan pada Jumat, 6 Januari 2023 serentak laksanakan Seleksi Tes Tertulis Calon Anggota PPS untuk Pemilu 2024 di 5 titik lokasi tes. Pelaksanaan tes tertulis calon anggota PPS di wilayah Barat yaitu Kecamatan Pringkuku,Punung dan Donorojo melaksanakan tes bertempat di Gedung SMK PGRI Donorojo. Wilayah kota yaitu calon anggota PPS Kecamatan Pacitan dan Kebonagung bertempat di SMP Negeri 1 Kebonagung. Untuk wilayah utara Kecamatan Nawangan dan Bandar bertempat di Gedung Monumen Jenderal Sudirman Nawangan. Sedangan untuk wilayah Arjosari dan Tegalombo bertempat di SMP Negeri 2 Arjosari, dan untuk wilayah Tulakan, Ngadirojo, dan Sudimoro dilaksanakan di SMK Negeri Ngadirojo. "Seleksi Tes Tertulis ini dilaksanakan di 5 titik lokasi di wialayah Kabupaten Pacitan, dan diikuti oleh 1000 lebih peserta dan dilaksanakan secara serentak dalam satu waktu", Ungkap Iwit Widhi Santoso, Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Pacitan. Kegiatan ini juga dibantu oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang telah dilantik dengan mengorganisir dan membantu para peserta dari awal mengisi absensi hingga mengawasi peserta ketika mengerjakan tes tertulis. Pelaksanaan tes dimulai dari pukul 08.00 WIB secara serentak yang diikuti oleh lebih dari 1000 calon anggota PPS. Adapun dalam tes tertulis ini, peserta mengerjakan 75 soal yang wajib diselesaikan dalam kurun waktu 90 menit. (Tim Bakohumas KPU Pacitan/rei)


Selengkapnya