Berita Terkini

54

Apel Pagi, KPU Pacitan Menjaga Ritme Aktivitas

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id – Kegiatan rutin yang dilakukan pegawai di lingkup KPU Kabupaten Pacitan setiap hari Senin pagi adalah Apel. Seperti yang dilakukan pada Senin (4/7/2022), di halaman depan Kantor. Kegiatan dimulai tepat pukul 08.00 WIB, dan diikuti komisioner, maupun jajaran Pegawai KPU Kabupaten. Bertindak sebagai Pembina Apel adalah Sekretaris KPU Kabupaten Pacitan, Bambang Sutejo dan Komandan Apel, staf Subbag Keuangan Umum dan Logistik, Toni Cahyo Nugroho. Dalam Apel kali ini, Pembina Apel menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh karyawan- karyawati sekretariat KPU Kabupaten Pacitan karena telah menunjukkan semangat dan rutin mengikuti apel pagi. “Terima kasih kesediannya untuk selalu mengikuti Apel Senin,” kata Bambang Sutejo. Lebih lanjut, Sekretaris KPU Pacitan ini juga berharap agar seluruh pegawai menjaga ritme aktivitas selama Tahapan Pemilu 2024. Utamanya, selalu menjaga kesehatan tubuh, baik jasmani maupun rohaninya. “Kita harapkan seluruh jajaran pegawai untuk bersiap menjalankan setiap tugas yang diinstruksikan, termasuk rutinitas jadwal piket malam maupun hari Sabtu dan Minggu”. Apel Pagi selesai pukul 08.30 Wib ditutup dengan pembacaan do’a dari staf Sub Bagian Hukum dan SDM, Taukid. (Tim Bakohumas KPU Pacitan)


Selengkapnya
58

Jum’at Bersih, KPU Pacitan Membersihkan Ruang Kerja

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id – Mengawali bulan Juli, tepatnya hari Jum’at (1/7/2022), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan melaksanakan kerja bakti. Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB, seluruh jajaran pegawai sekretariat, melakukan kerja bakti bersih-bersih, ruang kerja secretariat. Seperti disampaikan Sekretaris KPU Kabupaten Pacitan, Bambang Sutejo, “Setiap hari Jumat sudah dibuatkan jadwal. Misalnya, Jumat minggu pertama adalah kerja bakti. Jumat minggu kedua kegiatannya jalan sehat. Untuk Jum’at minggu ketiga bakti lagi dan pada Jum’at minggu keempat kegiatannya sepeda santai,” jelasnya. Tentu saja, lanjut Bambang Sutejo, kerja bakti setiap Jumat, bertujuan agar kantor tampak lebih bersih dan sehat. Selain itu, juga untuk menumbuhkan semangat memiliki terhadap kantor tempat bekerja. Bahkan, kerja bakti juga menjadi sarana kerjasama dan kekompakan”. Diharapkan, kegiatan hari Jumat akan menjadi kebiasaan untuk selalu menjaga kebersihan, kekompakan, dan kerjasama antar karyawan. (Tim Bakohumas KPU Pacitan)


Selengkapnya
186

KPU Pacitan Buka Layanan 24 Jam

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id – Sesuai Surat Edaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Nomor 5 Tahun 2022 tentang Sistem Kerja Pegawai seiring dengan dimulainya tahapan Pemilu 2024, KPU Kabupaten Pacitan siaga memberikan pelayanan selama 24 jam penuh. Layanan 24 jam penuh tersebut telah diterapkan sejak 22 Juni 2022, untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam berkoordinasi dengan jajaran KPU. Sekretaris KPU Pacitan, Bambang Sutejo, menegaskan bahwa layanan 24 jam diwujudkan dengan memberlakukan sistem piket bagi jajarannya. Dijelaskan, setiap hari, ada dua orang secara bergantian yang ditugaskan untuk piket dengan waktu berbeda. Begitu juga untuk hari Sabtu dan Minggu piket diberlakukan 2 shift. Yakni, mulai pukul 08.00 - 17.00 WIB, dan dilanjutkan pukul 17.00 - 08.00 WIB. "Sementara hari biasa diberlakukan satu shift, mulai dari pukul 17.00 - 08.00 WIB. Hal ini sesuai tagline KPU RI integritas 24 jam,” jelas Bambang Sutejo. Ditambahkan bahwa layanan 24 jam ini diberlakukan bertujuan untuk memberikan pelayanan terkait dengan Pemilu 2024 terutama tentang informasi publik. “Kalau ada yang bertanya seputaran Pemilu 2024 kita bisa layani 24 jam,”tambahnya. Karyawan karyawati Sekretariat KPU Pacitan melaksanakan piket dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan Surat Tugas Sekretaris KPU Pacitan Nomor 249/RT.09.1-ST/3501/2022. (Tim Bakohumas KPU Pacitan)


Selengkapnya
63

KPU Pacitan Ikuti Diskusi Interaktif Se- Jawa Timur

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id - KPU Kabupaten Pacitan mengikuti diskusi interaktif dan instruktif pelaporan realisasi Simonika atau Sistem Informasi Monitoring Keuangan yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur dan diikuti oleh KPU Kabupaten/Kota se-Jatim (29/6). Kegiatan ini sekaligus untuk memonitor realisasi anggaran secara efektif pada satker KPU sampai dengan tingkat kabupaten/kota. Sehingga didapat kondisi serapan anggaran yang menjadi tolak ukur efektivitas output program anggaran KPU. Oleh KPU Kabupaten Pacitan dihadiri oleh Sekretaris KPU Kabupaten Pacitan, Kasubbag Keuangan, Umum dan Logistik KPU Kabupaten Pacitan, dan Operator Simonika KPU Kabupaten Pacitan. Dalam sambutannya Sekretaris KPU Provinsi mengharapkan kepada seluruh Kab/Kota terutama operator Simonika agar secara rutin menginput realisasi satker pada Aplikasi Simonika sesuai Surat Permintaan Pembayaran (SPP) pada Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI), sehingga dapat dipastikan data pada Aplikasi Simonika merupakan realisasi ril pada seluruh satker KPU. "Informasi dan data yang saya terima sampai saat ini masih terdapat selisih data pagu dan realisasi, bahkan sampai saat ini ada yang belum input data di Simonika", jelas Nanik dalam sambutannya. “Ayo sama-sama kita perbaiki rapot simonika agar tidak merah, ini menjadi pr kita untuk berbenah menjadi lebih baik dalam menyajikan laporan keuangan menuju wajar tanpa pengecualian (WTP)” tambah Nanik. Diharapkan dengan adanya diskusi interaktif dan instruksi pelaporan realisasi simonika dapat menyamakan persepsi serta meminimalisir kendala yang dihadapi dalam penginputan laporan penggunaan anggaran. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan, Plh. Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara KPU RI M.Aminsyah, Kepala Sub Bagian Informasi dan Pengelolaan Keuangan KPU RI Fidiar Fahrudin dan Koordinator IPK wilayah jatim Umar, Fungsional Umum KPU RI Muhammad Yusuf. Pelatihan pun ditutup pada pukul 16.30 WIB. (Tim Bakohumas KPU Pacitan)


Selengkapnya
72

KPU Pacitan Hadiri Rakor Evaluasi PPID

Pacitan, kab-pct.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan menghadiri undangan Rapat Koordinasi Evaluasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Rabu (29/6/2022). Rakor evaluasi PPID oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) tersebut dihadiri KPU, Bawaslu, Desa Ngumbul dan Desa Tanjungpuro. Dalam sambutannya, Sekretaris Diskominfo Pacitan, Eno Spith Fitriyanto Mudumi, mengatakan kegiatannya tersebut sebagai salah satu upaya meningkatkan pelayanan informasi publik ke masyarakat. “Sementara, yang kami undang diacara rakor ini ada empat yang masuk kategori badan publik,” terang Eno. Dalam rakor tersebut juga dilakukan tanya jawab  dan penyampaian materi mengenai pengisian formulir Self Assesment Questionaire (SAQ). Termasuk dasar-dasar pengisian berdasarkan regulasi produk Komisi Informasi terbaru. Khususnya, pelayanan disabilitas. Sementara itu, perwakilan KPU Pacitan, dihadiri Ketua Sulis Styorini dan Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM, Iwit W. Santoso. “Selama ini KPU Pacitan sudah memenuhi kewajiban seperti yang diamanahkan undang-undang KIP. Namun, kami akan terus memaksimalkan pelayanan,” kata Sulis Styorini. (Tim Bakohumas KPU Pacitan)


Selengkapnya
82

KPU Jatim Adakan Sosialisasi Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu 2024

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Propinsi Jawa Timur menggelar sosialisasi Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu 2024 melalui media dalam jaringan (daring), Selasa (28/6/2022). Kegiatan yang diikuti 38 KPU kabupaten/kota se-Jatim itu juga dirangkaikan dengan Pelaksanaan Perjanjian Kerjasama (PKS). Anggota KPU Propinsi Jawa Timur, Gogot Cahyo Baskoro, menjelaskan secara gamblang mengenai Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu 2024. Ada beberapa hal yang menjadi atensi KPU se-Jatim. Diantaranya, bahwa kegiatan sosialisasi bisa dilakukan secara terus menerus, mulai sebelum tahapan, saat tahapan sampai setelah Pemilu pun terus melakukan sosialisasi. Lebih lanjut, Gogot Cahyo Baskoro, pengampu Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas) mempelajari betul PKPU 3 2022 yang memang berbeda dengan Tahapan dan Jadwal pada Pemilu sebelumnya. “Dulu, Tahapan dan Jadwal sudah dilengkapi dengan rinci programnya. Karena itu, sambil menunggu PKPU, saya berharap teman-teman (KPU kabupaten/kota se-Jatim, red) mencoba membuat skema sendiri program-program dalam Tahapan dan Jadwal,” katanya. Dijelaskan sejumlah program yang perlu dilakukan penjabaran diantaranya program pembentukan adhoc PPK dan PPS. Sehingga, jauh hari sudah ada persiapan matang. Sehingga, begitu PKPU Program ditetapkan, KPU kabupaten/kota langsung melaksanakannya sesuai regulasi. Dalam kegiatan tersebut, Gogot Cahyo Baskoro juga kembali memaparkan materi mengenai MoU dan PKS. Selain prosesnya harus sesuai regulasi, juga perlu diperhitungkan matang-matang, khususnya mengenai kebutuhan. “Kalau memang dibutuhkan, silakan dilakukan MoU dan membuat PKS. Jika tidak butuh jangan dipaksakan. Utamanya dengan memperhatikan kompetensi, keahlian dari masing-masing mahasiswa maupun masing-masing perguruan tinggi”. Komisioner yang berlatarbelakang seorang jurnalis ini, juga menguraikan sejumlah keuntungan dari dilakukannya PKS dengan perguruan tinggi, misalnya. Diantaranya, Diantaranya, pemenuhan SDM bagi KPU Kabupaten/Kota yang mengalami kekuarangan. Meningkatkan parmas. Begitu sebaliknya bagi mahasiswa yang mengikuti program magang, juga mendapatkan manfaat. Sedang bagi pergururan tinggi dapat menunjang kredit poin dan wujud Tri dharma perguruan tinggi  (pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat). (Tim Bakohumas KPU Pacitan)


Selengkapnya