Berita Terkini

89

Ikuti Sosialisasi SIAKBA, Peserta Tanyakan Periodisasidan Sipol

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id – Gelaran sosialisasi Sistem Informasi Anggota Komisi Pemilihan Umum dan Badan Ad Hoc (SIAKBA) yang dihelat KPU Kabupaten Pacitan, Kamis (10/11/2022) berjalan lancar. Saat pendaftaran sosialisasi yang juga melalui google form, jumlah pendfatar mencapai 400-an. Namun, hanya sekitar 200-an peserta yang mengikuti sosialisasi melalui aplikasi zoom. Iwit Widhi Santoso, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Parmas dan SDM menilai kegiatan acara cukup sukses dan lancar, walaupun masih separo yang belum bisa mengikuti. Menurutnya, ada beberapa alasan peserta yang sudah mendaftar tidak bisa mengikutinya. Mulai dari adanya kegiatan lain sampai persoalan jaringan. “Mudah-mudahan kegiatan sosialisasi kedua nanti, yang juga menggunakan metode daring bisa diikuti lebih banyak lagi,” tandas Iwit W. Santoso. Dalam kegiatan itu, Iwit W. Santoso menyampaikan materi SIAKBA. Mulai dari tujuan hingga pengetahuan dan penggunaan aplikasi berbasis website tersebut. Mulai dari pengenalan link siakba.kpu.go.id, pembuatan akun, aktivasi melalui email hingga pengisian biodata dalam form-form aplikasi. “Secara umum, peserta sudah memahami SIAKBA. Terbukti, dari pertanyaan yang muncul justru terkait periodisasi dan nama yang tercantum dalam sipol”. Sementara itu, Eko Setiawan, Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Pacitan, menyampaikan mengenai nama-nama yang masuk dalam sipol. Karena itu, bagi masyarakat yang namanya tercantum dalam aplikasi sipol silakan melakukan tanggapan masyarakat. “Caranya, silakan membuka link infopemilu.kpu.go.id. Selanjutnya silakan klik ‘cek anggota parpol’. Nanti akan muncul form dan masukkan NIK,” jelas Eko Setiawan. Masih menurut Eko Setiawan, jika namanya masuk dalam sipol, namun merasa bukan anggota parpol, silakan meng-klik tanggapan. Nanti akan muncul formulir tanggapan masyarakat yang harus diisi dan selanjutnya klik ‘kirim’. Dalam kegiatan sosialisasi itu, hadir semua komisioner maupun staf Subbag Hukum dan SDM. Rencananya, KPU Pacitan masih akan melakukan simulasi pengisian SIAKBA, sekaligus sebagai uji beban sebelum KPU membuka secara resmi pendaftaran PPK dan PPS Pemilu 2024. (Tim Bakohumas KPU Pacitan/wit)


Selengkapnya
68

KPU Jatim Gelar Rakor Internalisasi PKPU 8

Surabaya, kab-pacitan.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Internalisasi PKPU 8 Tahun 2022, Minggu – Senin (13-14/11/2022), di Ballroom Hotel Ciputra World, Jalan Masyjend Sungkono 87-89 Surabaya. Rakor diikuti Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM, Kasubbag Hukum dan SDM serta operator KPU kabupaten/kota se-Jatim. Divisi SDM dan Litbang KPU Provinsi Jatim, Rochani, saat membacakan sambutan Ketua KPU Jatim, Choirul Anam menegaskan tentang persiapan pembentukan badan ad hoc. Mulai dari pengumuman, pendaftaran, seleksi hingga penetapan. Karena itu, KPU kabupaten/kota se-Jatim harus mempersiapkan secara matang dan merencanakan dengan baik. Tidak itu saja, terkait proses pendaftaran, KPU RI juga memperkenalkan aplikasi baru, yakni Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad Hoc (SIAKBA). Tentunya, alat bantu tersebut harus segera tersosialisasikan ke masyarakat. Sehingga saat pelaksanaan, masyarakat sudah memahami tata cara pendaftaran badan ad hoc melalui SIAKBA. “Aplikasi SIAKBA juga merupakan wujud transparansi KPU dalam melakukan seleksi badan ad hoc,” kata Rochani. (Tim Bakohumas KPU Pacitan)


Selengkapnya
58

KPU Pacitan Gelar Sosialisasi SIAKBA Secara Daring

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan menggelar sosialisasi Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad Hoc (SIAKBA), Kamis (10/11/2022). Kegiatan yang diikuti sekitar 200-an peserta tersebut dimulai pukul 09.00 WIB. Rochani, Divisi SDM dan Litbang KPU Provinsi Jatim, saat membuka kegiatan sosialisasi memberikan apresiasi. Ada beberapa poin terkait kegiatan daring tersebut. Pertama, pendaftar kegiatan sosialisasi dilakukan melalui google form dengan mengisi nomor HP dan email aktif. “Sosialisasi daring di Pacitan bisa menjadi referensi kabupaten/kota lainnya. Sebab, proses pendaftaran mengikuti sosialisasi hampir sama dengan aplikasi SIAKBA,” tandas Rochani. Tidak itu saja, lanjut Rochani, sosialisasi secara daring tersebut juga bisa dijadikan parameter sejauhmana kondisi jaringan internet dibeberapa wilayah di Pacitan. Terlebih, penggunaan aplikasi SIAKBA juga membutuhkan jaringan internet yang maksimal. “Kami berpesan kepada peserta sosialisasi, jika nanti mendaftar melalui aplikasi SIAKBA lakukan sejak awal. Jangan mendaftar di hari terakhir,” wanti-wanti Rochani kepada peserta zoom meeting. Mengapa? Proses pendaftaran SIAKBA dilakukan secara serentak seluruh Indonesia. Artinya, lalu-lintas pengiriman data akan sangat padat. Sehingga, bisa berdampak pada proses loading yang lambat. “Selain itu, jika dilakukan diawal, jika ada kekurangan atau kesalahan input data masih ada banyak waktu untuk perbaikan”. Dalam kesempatan tersebut, Rochani juga menyampaikan salam dari Ketua KPU Provinsi Jatim, Choirul Anam, yang tidak bisa hadir dalam ruang virtual ini karena ada kegiatan lain. “Saya mewakili Pak Anam (Choirul Anam, red), dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, acara sosialisasi Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad Hoc dibuka”. (Tim Bakohumas KPU Pacitan/wit)


Selengkapnya
72

Pendaftar Sosialisasi SIAKBA Capai 480 Peserta

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id – Rencana Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan mengadakan sosialisasi Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad Hoc (SIAKBA) secara daring mendapat respon luar biasa dari masyarakat. Terbukti, kendati baru dua hari pendaftaran melalui google form dibagikan, langsung diserbu ratusan pendaftar. Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Pacitan, Iwit Widhi Santoso, mengatakan antusias   selama dua hari jumlah pendaftar melalui melalui google form yang disebarkan sudah mencapai angka 300-an. Bahkan, saat ditutup pendaftarnya sudah mencapai angka 480 pendaftar. Karena itu, antusias masyarakat tersebut dinilai sebagai wujud partisipasi masyarakat Pacitan yang mulai meningkat. Paling tidak, dalam partisipasi menjadi badan ad hoc. Baik sebagai Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Pantarlih sampai KPPS dan Petugas Ketertiban TPS. “Sosialisasi melalui aplikasi zoom meeting nantinya akan difasilitasi KPU Propinsi Jawa Timur,” pungkas Iwit W. Santoso. (Tim Bakohumas KPU Pacitan)


Selengkapnya
68

Galang Gemulung Verifikasi Faktual Keanggotaan Parpol KPU Pacitan

Melaksanakan verifikasi faktual secara langsung keanggotaan partai politik dari rumah ke rumah, tidaklah mudah. Seperti yang dilakukan Tim Verifikator KPU Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Betapa tidak, selain dihadapkan kondisi medan jalan daerah pegunungan kapur, curah hujan yang  cukup tinggi membuat sejumlah ruas jalan berlumpur dan tertutup tanah longsor. Bagaiamana ‘galang-gemulungnya’ verifikator di lapangan? Berikut laporan Iwit W. Santoso, Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM. Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, merupakan rangkaian gugusan Pegunungan Seribu. Kondisi geografis itulah yang membuat sekitar 85 persen wilayahnya merupakan alam pegunungan kapur. Bahkan, beberapa wilayah kecamatan, seperti Nawangan, Bandar, Tulakan, Kebonagung, memiliki ketinggihan berkisar 700 meter – 1000 meter lebih dari atas permukaan air laut. Kondisi itu membuat jalan-jalan di Pacitan, sebagian besar berkelok-kelok dan naik-turun. Apalagi, medan jalan-jalan di pedesaan. Tidak saja naik turun dan berkelok. Namun, tidak sedikit yang memiliki kemiringan hingga 70 derajat. Musim penghujan dengan intensitas cukup tinggi belakangan ini, seakan menjadi pertanda harus ekstra hati-hati saat bersepeda motor melintas di jalanan desa. “Sesuai jadwal tahapan Pemilu 2024, pelaksanaan verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan mulai tanggal 15 Oktober 2022 sampai dengan 4 November 2022. Di Kabupaten Pacitan ada tujuh parpol non parliamentary Threshold (PT) dan 1.723 orang anggota parpol yang akan diverifikasi secara factual,” terang Ketua KPU Pacitan, Sulis Styorini.   Tentu saja, jumlah yang diverfak tersebut tidaklah sedikit. Terlebih, medan jalan ke desa-desa di pegunungan memang berat. “Karena itu kami menekankan agar masing-masing verifikator melakukan komunikasi dengan perangkat desa setempat dan memetakan jalurnya”. Mengenai kondisi medan jalan juga diakui Nur Cahyono, salah satu verifikator KPU Pacitan. Diceritakan, saat itu timnya mendapatkan lokasi verfak di Desa Sembowo, Kecamatan Sudimoro. “Sebagian besar jalan berlumpur. Sebab, beberapa hari terakhir Pacitan sering diguyur hujan. Alhamdulillah, semuanya bisa terselesaikan”. Hal senada juga diakui Haning Puspita. Kendati hanya dibonceng motor, namun Kasubag Rendatin ini merasa lebih nyaman berjalan kaki. Bahkan, tidak jarang harus berjalan merangkak. Selain jalanan berlumpur, lokasinya memiliki ketinggihan ratusan meter di atas permukaan laut. “Tugas ini memang berat. Tetapi, harus diselesaikan. Alhamdulillah, menjelang Mahgrib, verfak selesai”. (*)


Selengkapnya
62

Jadikan KPU Pusat Data Riset Pemilu

Malang, kpu.go.id - Apresiasi diberikan Anggota KPU Idham Holik kepada KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Jawa Timur, yang telah menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pemetaan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Khusus untuk Pemilu 2024. Menurut dia, kegiatan yang diikuti Anggota KPU Kabupaten/Kota Divisi Perencanaan, Data dan Informasi ini akan sangat membantu dalam proses pemetaan pemilih, terutama pada daerah-daerah dengan jumlah pendatang yang cukup banyak. "(Terutama) di beberapa kota besar yang ada apartemen, universitas, kampus, sekolah, pesantren, yang menjadi konsentrasi pendatang, yang pada pemilu sebelumnya ada banyak catatan, tapi sekarang ada TPS khusus, dan dalam posisi pemetaan," ucap Idham saat menutup kegiatan tersebut, Senin (31/40/2022).  Pria yang juga mengampu divisi teknis tersebut berharap dengan kegiatan pemetaan juga makin menguatkan kepemilikan data KPU, yang nantinya juga dapat menggambarkan angka partisipasi pemilih.  Di luar itu, dia berharap KPU ke depan menjadi pusat data riset pemilu di Indonesia. "Jadi ketika kita bicara riset, berapa banyak orang menggunakan hak pilihnya, berapa kali menggunakan hak pilih, itu KPU ada," tambah Idham. Hadir sebagai peserta FGD Anggota KPU Kab/Kota se-Provinsi Jawa Timur Divisi Perencanaan dan Data Informasi serta Operator, turut mendampingi Ketua, Anggota KPU Provinsi Jawa Timur, Ketua, Anggota KPU Kota Malang, Kabupaten Malang. (humas kpu dianR/foto: dianR/ed diR)


Selengkapnya