Berita Terkini

135

KPU Kabupaten Pacitan Ikuti Sosialisasi PEKPPP Mandiri Instansional 2025

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan mengikuti Sosialisasi Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Mandiri Instansional Tahun 2025 yang digelar KPU Republik Indonesia secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (18/9/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Sekretariat KPU Provinsi/KIP Aceh serta KPU/KIP Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk jajaran KPU Kabupaten Pacitan yang diwakili Kepala Subbagian Perencanaan, Data, dan Informasi (Rendatin), bersama seluruh staf Rendatin. Dalam pemaparannya, Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana KPU RI, Arifin, menekankan bahwa PEKPPP Mandiri merupakan instrumen penting untuk meningkatkan mutu layanan publik di lingkungan KPU. “Selain PEKPPP Nasional, setiap satuan kerja juga wajib melaksanakan PEKPPP Mandiri untuk mendukung akuntabilitas dan memperlihatkan kualitas layanan secara nyata,” ujarnya. Senada dengan itu, Kepala Subbag Tata Laksana KPU RI, Ika Prasetya D., menegaskan pentingnya kelengkapan bukti dukung dalam proses evaluasi. “Instrumen tidak akan dinilai optimal tanpa dokumen yang valid. Karena itu, pengisian formulir harus disertai bukti yang jelas,” paparnya. Ia juga memberikan panduan teknis pengisian Formulir F-01 sebagai bagian dari proses self-assessment. Kegiatan sosialisasi juga diisi dengan penjelasan teknis mengenai instrumen evaluasi serta panduan pengisian formulir PEKPPP Tahun 2025 dan dilanjutkan dengan sesi sharing knowledge. Dari KPU Kabupaten Pacitan, hadir Kepala Subbag Rendatin Haning Wahyu Puspitasari, bersama seluruh staf Subbagian Rendatin. #KPUmelayani


Selengkapnya
118

Diskusi Publik Seri 1: KPU Kabupaten Pacitan Ikuti Pembahasan Urgensi Teknologi Informasi Pemilu

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id – Penerapan teknologi informasi dalam tahapan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024 menjadi sorotan utama dalam Diskusi Publik Seri 1 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur pada Kamis (18/9/2025). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti bersama dengan KPU kabupaten/kota se-Jawa Timur. Sementara itu, dari KPU Kabupaten Pacitan hadir Ketua bersama Anggota, Sekretaris, dan Kepala Subbagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum (Tekhum) serta staf Subbag Tekhum. Mengusung tema “Urgensi Penggunaan Teknologi Informasi dalam Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu”, forum ini menjadi ajang evaluasi sekaligus tukar gagasan mengenai peluang dan tantangan digitalisasi pemilu. Diskusi menghadirkan dua narasumber, yakni Kepala Program Studi S1 Departemen Politik dan Pemerintahan Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr.rer.pol. Mada Sukmajati, S.IP., M.PP., dan praktisi IT, Karas Candra Gupta Khan, S.Kom. Kegiatan ini dihadiri oleh 18 perwakilan Partai Politik tingkat Jawa Timur, perwakilan Bawaslu Provinsi Jawa Timur, perwakilan Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur. Acara ini dimoderatori oleh Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Provinsi Jawa Timur, Choirul Umam. Ketua KPU Provinsi Jawa Timur, Aang Kunaifi, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi informasi harus mampu memberikan nilai tambah bagi setiap tahapan pemilu. “Diskusi ini diharapkan melahirkan gagasan baru dalam pemanfaatan teknologi informasi, terutama pada proses pemungutan, penghitungan, hingga rekapitulasi suara. Pemilu harus semakin transparan, akurat, dan terpercaya,” ujarnya. Narasumber pertama, Dr.rer.pol. Mada Sukmajati, menekankan pentingnya aspek integritas dan kompetensi dalam penerapan teknologi pemilu. Menurutnya, teknologi memang menawarkan efisiensi, tetapi juga membawa risiko. “Banyak negara telah menerapkan teknologi dalam pemungutan suara dan hasilnya cukup efektif. Namun, jika prinsip integritas dan kompetensi diabaikan, potensi konflik sangat besar. Selain itu, perbedaan kualitas jaringan internet di tiap daerah juga masih menjadi kendala,” jelasnya. Sementara itu, Karas Candra Gupta Khan menyoroti penggunaan Radio Frequency Identification (RFID) dan pemindaian e-KTP sebagai contoh pemanfaatan teknologi di TPS. “Jika teknologi ini digunakan secara optimal, proses pemungutan suara bisa lebih cepat dan efisien. Tantangannya adalah memastikan e-KTP terbaca dengan baik, sesuai daftar pemilih, dan terintegrasi dengan sistem yang ada,” terangnya. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua KPU Kabupaten Pacitan Aswika Budhi Arfandy, beserta anggota Agus Susanto dan Iwit Widhi Santoso. Sementara dari unsur sekretariat hadir Sekretaris Suharto (Totok) beserta Kepala Subbagian Tekhum Mei Tri Astuti, serta seluruh staf Subbagian Tekhum. #KPUmelayani


Selengkapnya
100

KPU Kabupaten Pacitan Hadiri Rakor Persiapan PDPB Triwulan III di Surabaya

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2025 yang digelar KPU Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) pada Rabu (17/9/2025) bertempat di Aula Kantor KPU Provinsi Jawa Timur, Jalan Raya Tenggilis No.1-3, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya. Rakor ini digelar untuk memastikan validitas dan akurasi data pemilih agar daftar pemilih selalu mutakhir, lengkap, dan akurat. Dari KPU Kabupaten Pacitan hadir Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi (Rendatin), Anang Ma’ruf, bersama staf Subbagian Rendatin yang juga bertugas sebagai operator Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih). Peserta kegiatan terdiri dari Divisi Rendatin serta operator Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) dari 38 KPU kabupaten/kota se-Jawa Timur. Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, serta laporan pelaksanaan kegiatan oleh Kepala Bagian Rendatin KPU Jatim, Nurita Paramita. Ketua KPU Jatim, Aang Kunaifi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya konsistensi pemutakhiran data pemilih. “KPU telah menetapkan tiga Program Prioritas Nasional sepanjang 2025. Pertama, pendidikan pemilih bagi pemula, kelompok rentan, dan marjinal. Kedua, penguatan serta integrasi sistem informasi kepemiluan. Ketiga, pemutakhiran dan pendataan daftar pemilih tetap berkelanjutan,” ujar Aang. Ia menambahkan, sejauh ini pelaksanaan PDPB di Jawa Timur berjalan relatif lancar dan konsisten setiap triwulan. “Beberapa KPU kabupaten/kota bahkan telah menginisiasi inovasi untuk menjaga semangat kerja di masa non-tahapan. Hal ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menjaga kualitas data pemilih,” jelasnya. Selain Ketua KPU Jatim, arahan juga diberikan oleh para komisioner KPU Provinsi Jawa Timur, yakni Insan Qoriawan, Eka Wisnu Wardhana, Habib M. Rohan, dan Miftahur Rozaq, serta Sekretaris KPU Jatim, Nanik Karsini. Memasuki acara inti, peserta mendapatkan dua materi utama dari Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Jatim, Insan Qoriawan. Materi pertama membahas persiapan rekapitulasi PDPB Triwulan III, sementara materi kedua terkait penyelesaian data ganda dalam Provinsi Jawa Timur dan luar  Provinsi Jawa Timur. Dalam sesi ini, KPU Jatim menampilkan perkembangan terbaru data ganda dalam dan luar provinsi per 16–17 September 2025. Selanjutnya, 38 satuan kerja kabupaten/kota memaparkan tindak lanjut terkait pembaruan data ganda di wilayah masing-masing. #KPUmelayani


Selengkapnya
133

Ketua KPU Pacitan Hadiri Wisuda XXVI STKIP PGRI, 318 Sarjana Dikukuhkan

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id – Suasana khidmat mewarnai Student Hall Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Pacitan pada Rabu (17/9/2025) ketika sebanyak 318 mahasiswa dari tujuh program studi resmi dikukuhkan sebagai sarjana dalam Upacara Wisuda XXVI. Dalam prosesi penuh makna ini turut hadir Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan, Aswika Budhi Arfandy, bersama jajaran undangan lainnya. Upacara wisuda diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Hymne STKIP PGRI Pacitan, serta mengheningkan cipta. Rangkaian inti meliputi pembacaan Surat Keputusan (SK) Ketua STKIP PGRI Pacitan, pengukuhan sarjana, dan ikrar wisudawan. Ketua STKIP PGRI Pacitan, Bakti Sutopo, S.S., M.A., dalam sambutannya menegaskan bahwa wisuda bukan hanya seremoni, melainkan refleksi atas komitmen kampus selama lebih dari tiga dekade dalam membangun sumber daya manusia (SDM) berkualitas di Pacitan. “Hari ini bukan sekadar perayaan kelulusan, tetapi wujud konsistensi kami selama 33 tahun dalam mencetak SDM unggul. Selamat kepada 318 wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan dan siap mengabdi di masyarakat,” ungkapnya. Bakti menambahkan, perguruan tinggi dituntut untuk terus berinovasi, melahirkan karya nyata, dan menghadirkan solusi konkret bagi berbagai persoalan masyarakat. Ia juga menitipkan pesan agar wisudawan tetap menjaga nilai karakter khas Pacitan, yakni Teteg, Tatag, Tanggon yang artinya kokoh, berani, dan bisa diandalkan serta siap menghadapi tantangan era disrupsi dengan kreativitas dan inovasi. “Wisuda ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari babak baru pengabdian. Jadilah agen perubahan yang memberi manfaat bagi bangsa dan daerah,” pesannya. Acara wisuda diakhiri dengan penyerahan penghargaan kepada lulusan terbaik, dilanjutkan sambutan dan pembacaan doa. #KPUmelayani


Selengkapnya
191

Penguatan SAKIP Melalui E-Lapkin, KPU Pacitan Hadiri Bimtek Secara Daring

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id – Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan Aplikasi Pemantauan Tindak Lanjut Hasil Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) melalui E-Lapkin digelar KPU RI secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (16/9/2025). Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari sosialisasi Aplikasi E-Lapkin yang telah dilaksanakan sebelumnya, dan diikuti oleh KPU Kabupaten Pacitan dari Ruang Sekretariat KPU Kabupaten Pacitan. Bimtek ini diikuti oleh seluruh KPU se-Indonesia. Dari KPU Kabupaten Pacitan, hadir Sekretaris KPU, Kepala Subbagian Perencanaan, Data dan Informasi (Rendatin), serta staf yang membidangi. Inspektur Wilayah I KPU RI, Wahyu Yudi Wijayanti, dalam arahannya menekankan pentingnya penguatan pemahaman pegawai dalam mengelola laporan kinerja hingga tindak lanjut hasil evaluasi. Menurutnya, peningkatan nilai SAKIP tidak bisa dicapai oleh satu unit kerja saja, melainkan membutuhkan sinergi, komitmen, dan konsistensi dari seluruh jajaran. “Terima kasih atas saran dan kontribusi pemikiran dari berbagai pihak. Hal ini membantu inspektorat dalam melakukan pemantauan kelembagaan secara lebih optimal,” ujarnya. Sementara itu, Hamzah Jaya Putra dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) memaparkan secara teknis penggunaan aplikasi E-Lapkin, khususnya pada modul pemantauan tindak lanjut hasil evaluasi SAKIP. Ia menjelaskan bahwa aplikasi ini memiliki dua fitur utama, yakni penginputan capaian kinerja serta pemantauan tindak lanjut hasil evaluasi, yang dikembangkan sebagai tindak lanjut rekomendasi Kementerian PANRB terkait kebutuhan sistem monitoring berbasis digital atas hasil penilaian SAKIP. Hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris KPU Kabupaten Pacitan, Suharto (Totok), Kepala Subbagian Rendatin Haning Wahyu Puspitasari, serta Seluruh Staf Rendatin KPU Kabupaten Pacitan. #KPUmelayani


Selengkapnya
111

KPU Pacitan Ikuti Sosialisasi E-Lapkin Secara Daring: Dorong Pelaporan Kinerja Lebih Efektif

Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan mengikuti Sosialisasi Aplikasi E-Lapkin yang diselenggarakan KPU Republik Indonesia (KPU RI) secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (15/9/2025). Kegiatan ini diikuti oleh Sekretaris KPU Kabupaten Pacitan, Kepala Subbagian Perencanaan, Data, dan Informasi (Rendatin), serta seluruh Staf Rendatin KPU Kabupaten Pacitan. Sosialisasi dibuka oleh Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi KPU RI, M. Syahrizal Iskandar. Dalam kesempatan tersebut, ia memperkenalkan aplikasi baru bernama E-Lapkin. Aplikasi berbasis web ini dirancang untuk menyusun, menyampaikan, dan memantau Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKJIP) secara elektronik, sekaligus mendukung pelaksanaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang efisien, transparan, dan akuntabel. “Tujuan utama E-Lapkin adalah untuk memudahkan pelaporan kinerja tahunan Aparatur Sipil Negara (ASN), meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengukuran serta penilaian kinerja, sekaligus mendukung akuntabilitas dan transparansi dalam pembinaan kepegawaian. Harapannya, hal ini dapat mewujudkan birokrasi yang lebih profesional, berintegritas, dan produktif dalam memberikan pelayanan publik,” jelas Syahrizal. Dalam sesi lanjutan sosialisasi, Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) KPU RI, Yuli Hertaty, menekankan pentingnya pemahaman dokumen pendukung sebelum penerapan aplikasi E-Lapkin. “SAKIP merupakan salah satu komponen penting dalam meningkatkan penilaian reformasi birokrasi. Karena itu, setiap satuan kerja perlu memahami secara mendalam dokumen yang dibutuhkan agar pengisian aplikasi E-Lapkin dapat berjalan optimal,” ujar Yuli Hertaty. Selain mendengarkan paparan dari para narasumber, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai urgensitas pembangunan aplikasi E-Lapkin yang disampaikan oleh Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi. Selain itu, Pusat Data dan Teknologi Informasi KPU turut memaparkan tata cara penggunaan aplikasi. Sosialisasi ini juga menghadirkan auditor Inspektorat Utama, Lalu Agus Sudrajat, yang menjelaskan hasil evaluasi SAKIP KPU Tahun 2024. Rangkaian kegiatan akan berlanjut pada Selasa (16/9/2025) dengan bimbingan teknis penggunaan aplikasi E-Lapkin untuk pemantauan sekaligus tindak lanjut hasil evaluasi SAKIP. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh satuan kerja KPU dapat lebih siap dalam melaksanakan pelaporan kinerja yang efektif dan akuntabel. Hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris KPU Kabupaten Pacitan, Suharto (Totok), Kepala Subbagian Rendatin Haning Wahyu Puspitasari, serta Seluruh Staf Rendatin KPU Kabupaten Pacitan. #KPUmelayani


Selengkapnya