Bimtek Penguatan Kearsipan Dorong Tertib Arsip KPU se-Jawa Timur
Pacitan, kab-pacitan.kpu.go.id — Upaya meningkatkan kualitas penatausahaan arsip di lingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) se-Jawa Timur menjadi fokus utama dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kearsipan. Kegiatan ini digelar KPU Provinsi Jawa Timur pada 24–25 November 2025 di Aula Kantor KPU Kabupaten Pasuruan. Menghadirkan para Kepala Subbagian Keuangan, Umum, dan Logistik (KUL) serta operator Srikandi dari 38 KPU Kabupaten/Kota, termasuk perwakilan dari KPU Kabupaten Pacitan. Demi memperkuat tata kelola arsip yang lebih tertib, modern, dan akuntabel, KPU Kabupaten Pacitan turut hadir diwakili oleh Kasubbag KUL Yayuk Susilowati dan operator aplikasi Srikandi untuk mengikuti agenda tersebut. Pentingnya pengelolaan arsip ditegaskan langsung oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Timur, Aang Kunaefi, saat membuka kegiatan. “Arsip adalah bukti otentik yang menjaga integritas kita. Ketika muncul sengketa atau persoalan hukum, arsip menjadi pijakan utama untuk memastikan setiap langkah telah dijalankan sesuai ketentuan. Arsip bukan sekadar kumpulan dokumen, melainkan rekaman tanggung jawab Lembaga, ” ujarnya. Pesan ini sekaligus mengingatkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemilu tidak hanya diukur dari proses teknis, tetapi juga dari bagaimana lembaga merawat jejak administratif secara bertanggung jawab. Sekretaris KPU Provinsi Jawa Timur, Nanik Karsini, menambahkan pentingnya konsistensi dalam menjalankan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) melalui aplikasi Srikandi. “Kami berharap seluruh Kasubbag KUL dan operator mampu mengimplementasikan Srikandi secara berkelanjutan. Simak setiap materi dengan saksama, lalu terapkan dalam pekerjaan agar pengelolaan arsip di KPU semakin tertib dan terukur,” kata Nanik. Ia juga menekankan bahwa pemanfaatan teknologi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi langkah strategis untuk meningkatkan profesionalitas lembaga. Materi Bimtek disampaikan oleh Arsiparis Ahli Muda Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pasuruan Suhartining. Ia mengulas manajemen arsip dan penyimpanan arsip berbasis teknologi informasi. Dalam penjelasannya, Suhartining menyampaikan bahwa arsip merupakan rekaman kegiatan dan peristiwa yang diciptakan melalui berbagai media sesuai perkembangan teknologi. “Arsip dibedakan menjadi arsip dinamis dan arsip statis. Keduanya memiliki karakteristik berbeda, terutama pada lembaga yang bertanggung jawab mengelolanya,” jelasnya. Kegiatan berlanjut dengan sesi bimbingan teknis penggunaan aplikasi Srikandi yang dipadukan dengan diskusi interaktif serta tanya jawab untuk memperdalam pemahaman peserta. #KPUmelayani
Selengkapnya