Iwit Widhi Santoso, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM

kab-pacitan.kpu.go.id Pacitan – Nama lengkapnya Iwit Widhi Santoso alias wiwit rowi. Pria kelahiran Jakarta 51 tahun silam ini berlatarbelakang sebagai jurnalis. Pernah menjadi wartawan Majalah Jaya Baya, Majalah Liberty dan Radar Madiun (Jawa Pos Group).

Karena itu, menempati divisi Sosdiklih Parmas dan SDM di KPU Pacitan, bukanlah salah alamat. Terlebih, pos yang disebut-sebut sebagai divisi “bahagia” ini nantinya juga banyak berkomunikasi dengan publik.

Baginya, menjadi Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu amanah. Karena itu, wajib dijaga, dilindungi, dan dilaksanakan. Hal terpenting dalam mengemban amanah adalah dengan sikap independensi, tidak bisa diintervensi oleh apapun dan siapun, serta senantiasa mengedepankan marwah dan kehormatan lembaga. “Pacitan is Pacitan, adalah slogan tradisi kinerja komisioner periode sebelumnya. Insya allah yang baik kami lanjutkan, yang kurang kami perbaiki”.

Suami Sri Rahayu ini menegaskan harus secepatnya beradaptasi dengan lingkungan lembaga dan menjalankan tugas sesuai tupoksinya. Bahkan, sejak dilantik 13 Juni 2019, dirinya bersama komisioner lainnya langsung bekerja. Ada banyak pekerjaan yang harus terselesaikan sesuai rencana. Terlebih, sebentar lagi sudah memasuki tahapan pemilihan bupati/wakil bupati Pacitan 2020.

Dalam menjalankan amanah kehidupan, Iwit selalu ingat pitutur almarhum ayahnya, Nahrowi Nurtosyin, yang selama hidupnya menjadi tukang servis jam. Yakni, tentang roda-roda gigi jam yang terus berputar pada porosnya, menggerakkan jarum jam, sebagai penunjuk waktu.
Karena itu, agar kita tidak tertinggal oleh ‘sang waktu’, harus terus bergerak, belajar dan berdoa. (*)