Persiapan Sejak Awal Hadapi Pemilu dan Pemilihan 2024

Jakarta, kpu.go.id – KPU RI telah melakukan sejumlah persiapan dalam menghadapi Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024. Berbagai persiapan ini di antaranya anggaran, regulasi, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, menyiapkan program sosialisasi dan pendidikan pemilih hingga sarana dukungan Teknologi Informasi (TI). 

Hal ini disampaikan Anggota KPU RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dalam webinar bertajuk “Memotret Persiapan Pemilu 2024: Tahapan, Strategi dan Prediksi” yang diselenggarakan Indonesia Public Institute, Kamis (2/9/2021).

Dewa menjelaskan bahwa KPU RI berpedoman pada aturan perundang-undangan baik Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu maupun UU Nomor 10 tahun 2016. Terkait rencana jadwal pelaksanaan pemilu, KPU RI menurut dia juga mengusulkan agar dilaksanakan pada 21 Februari 2024, sedangkan untuk Pemilihan pada 27 November 2024. “Akan menyampaikan pada RDP berikutnya kalau tidak salah direncanakan pada tanggal 6 September,” kata Dewa.

Dewa pada kesempatan ini juga menjabarkan tantangan dan potensi permasalahan yang akan terjadi salah satunya logistik pemilu dan pemilihan. “Ini perlu diantisipasi belum lagi ada kebutuhan APD (alat pelindung diri), peran serta terkait ini menjadi penting,” tambah Dewa.

Tak hanya itu, potensi permasalahan yang timbul karena pelaksanaan seleksi anggota KPU Provinsi dan KPU Kab/Kota yang tidak serentak akan mengganggu tahapan, beban kerja badan ad hoc bertambah, serta kondisi alam.

Direktur Eksekutif IPI, Karyono Wibowo mengatakan isu pelaksanaan Pemilu 2024 sudah membanjiri linimasa media sosial sehingga skema pelaksanaan, peraturan, strategi dan tahapan pemilu akan dilaksanakan sangat penting dipaparkan KPU kepada publik terkait sudah sejauh mana serta langkah-langkah antisipasi KPU dalam mencegah permasalahan yang mungkin terjadi. 

Direktur Jenderal Politik dan PUM Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Bahtiar memberikan catatan-catatan berdasarkan pelaksanaan pemilu 2019 dan pilkada serentak 2020. Terkait pemilu 2019, tingkat partisipasi masyarakat mencapai 81 persen, dan Pilkada 2020 telah dilaksanakan dalam keadaan covid-19. Oleh karenanya, Bahtiar yakin Pemilu dan Pemilihan 2024 bisa dilakukan secara baik meski dalam kondisi pandemi covid-19. 

Anggota Bawaslu RI, Afif Afifuddin mengatakan kerja sama dan kolaborasi untuk mempersiapkan sejak awal dengan belajar dari pengalaman sebelumnya menjadi penting untuk menyusun langkah antisipasi potensi permasalahan yang kerap kali terjadi. Menurutnya, tantangan yang akan dihadapi  dan diantisipasi pada 2024 nantinya adalah politik uang karena tidak adanya perubahan aturan. Sementara itu, terkait antisipasi isu SARA, kata Afif, Bawaslu dan KPU sejatinya menekan isu itu bermunculan. 

Senada dengan narasumber lainnya, Ketua Komisi 3 DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan beban yang akan ditanggung akan lebih berat pada Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024. Oleh karena itu, Doli mengatakan DPR bersama penyelenggara pemilu membentuk tim kerja menyusun desain konsep pemilu 2024 dengan memetakan potensi permasalahan dan mencari solusinya. Tim kerja itu, kata Doli, sudah bekerja dan menghasilkan konsep atau rancangan tetapi belum diputuskan. “Tentu keputusan finalnya akan kita bahas dalam rapat kerja komisi II bersama Menteri Dalam Negeri kemudian Ketua KPU, Bawaslu, dan DKPP,” ujar Doli.

Sementara itu, Guru Besar Psikologi Politik Universitas Indonesia, Hamdi Muluk memberi masukan terkait panitia seleksi (pansel) untuk pergantian komisioner penyelenggara pemilu di 2022. Menurutnya ada beberapa tantangan bagi pansel diantaranya mendapati banyak orang yang memiliki kemampuan, bersih, jujur, tangguh tetapi belum tentu ingin mengikuti seleksi, memastikan setiap calon bukan “titipan” dari parpol, pansel memaksimalkan seluruh orang-orang baik ini mengikuti seleksi hingga pansel memastikan seluruh tahapan rapi dalam pelaksanaan teknis. (Original Posted humas kpu ri tenri/foto: dosen/ed diR

Add a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.