SATU MOMEN BERKESAN

Cerita Relawan Demokrasi 2020 Segmen Perempuan

Oleh: Yayuk Dwi Purnamasari – Ika Nur Hasanah – Desi Riasari

Menjadi Relawan Demokrasi (Relasi) pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Pacitan 2020, merupakan pengalaman yang sangat berharga dan berkesan. Betapa tidak, sebagai Relasi, kami harus memperjuangkan peningkatan partisipasi pemilih di tengah pandemi Covid-19. Melakukan kegiatan sosialisasi dengan ekstra hati-hati di tengah pandemi. Sebab, kami harus terus menyampaikan pesan, kabar dan edukasi kepada pemilih. Harapannya, jumlah para pemilih yang datang ke TPS semakin banyak dan melampaui target.

Pacitan, http://kab-pacitan.kpu.go.id – Tentu saja, ini bukanlah tugas yang ringan. Terlebih, dilakukan dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes). Kami harus kreatif dan mencari solusi bagaimana semua pesan tersosialisasi. Namun, tidak melanggar prokes dan aman.

Selama menjadi Relasi, saya dan teman-teman mendapatkan banyak pelajaran yang sangat berharga, terutama mengenai proses demokrasi yang berlangsung selama ini. Mendapatkan pengalaman sebagai pembicara untuk menyampaikan pesan atau bersosialisasi dengan banyak orang, tidaklah mudah. Tentu, semua menjadikan pelajaran bagi kami. Khususnya, ilmu mengenai Pemilihan. Tidak itu saja, kami juga mendapatkan teman dan saudara baru.

Relasi dalam Pemilihan 2020, berjumlah 24 orang. Terbagi menjadi 10 segmen. Yakni,  Segmen Perempuan, Segmen Pemilih Pemula, Segmen Pemuda, Segmen Keluarga, Segmen Keagamaan, Segmen Kaum Marjinal, Segmen Netizen, Segmen Disabilitas, Segmen Komunitas dan Segmen Kebutuhan Khusus.

Pada pelaksanaannya sebagai Relasi Segmen Perempuan, kami memiliki tanggung jawab untuk memberikan pendidikan pemilihan (tentang Pemilihan) dan informasi mengenai Tahapan Pemilihan. Kami sangat beruntung bisa bekerja sama dengan orang-orang hebat seperti mereka.

Sebagai Relasi Segmen Perempuan, tentu kami focus pada seluruh elemen masyarakat terutama kaum perempuan. Baik dilingkungan kecil kami tinggal sampai diseluruh Kabupaten Pacitan. Diantaranya, kelompok PKK, kelompok yasinan, hingga kader posyandu. Tidak itu saja, kami juga merambah hingga peserta majelis taklim perempuan, komunitas perempuan, mahasiswi, dan kelompok-kelompok perempuan lainnya.

Pelaksanaan Pemilihan Serentak Lanjutan tahun 2020 sangatlah istimewa. Sebab, pelaksanaannya di tengah pandemi Covid-19. Sebagai Relasi, kami sangat merasakan pro dan kontra di masyarakat mengenai pandemic Covid-19. Pun demikian, sebagai bagian dari KPU Kabupaten Pacitan, kami selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Sebagai Relasi kami berkewajiban menyampaikan informasi tentang Pemilihan dengan detail dan rinci. Baik Tahapan hingga masalah teknis pemungutan suara di TPS. Harapan kami, selain menyadarkan masyarakat pemilih juga menghindari suara tidak sah ketika pemungutan suara. Kami juga tidak pernah berhenti menyampaikan informasi agar masyarakat pemilih benar-benar memperhatikan prokes saat di TPS. Sebab, prokes tidak hanya memenuhi regulasi semata. Namun, juga untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Tentu saja, banyak masyarakat yang merasa bingung dan khawatir akan kebijakan pada saat proses Pemilihan. Namun, dengan sabar kami terus memotivasi masyarakat menggunakan hak pilih sekaligus mematuhi prokes.

Banyak suka dan duka yang kami alami saat melaksanakan tugas sebagai Relasi. Dukanya, ketika kami harus melakukan sosialisasi ke tempat pelosok-pelososk yang mana akses jalan untuk sampai ke lokasi sangat susah. Terkadang kami juga harus terhenti lantaran ada ketentuan prokes di sejumlah lokasi di pedesaan. Ada rasa takut, khawatir akan penularan Covid-19. Kekhawatiran pun menghantui angka partisipasi masyarakat yang menurun drastic pada Pemilihan 2020.

Kebahagiaan kami adalah ketika mendapatkan respon yang baik berupa pengakuan dan sambutan hangat pada saat sosialisasi. Tidak sedikit masyarakat yang mengundang untuk menyampaikan informasi seputar Pemilihan Serentak tahun 2020. Satu hal lagi adalah angka partisipasi masyarakat pada Pilbup 2020 naik, dibandingkan Pilbup 2010 maupun Pilbup 2015. Kami berharap, Pilbup 2020 tidak sekedar menjadi sejarah. Namun, juga menjadi pondasi untuk semakin meningkatnya partisipasi masyarakat dan proses pencerdasan demokrasi di Kabupaten Pacitan. (Salam sayang dari kami segmen perempuan…..)

(Relawan Demokrasi Segmen PErempuan/Tim Bakohumas KPU Pacitan)

Add a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.