Menyasar Enam Kecamatan dan Kelompok Masyarakat

Cerita Relawan Demokrasi 2020 Segmen

Oleh: Ramdani dan Indah Lestari

Menjadi Relawan Demokrasi (Relasi) merupakan pengalaman pertama bagi kami. Sehingga segmen Pemula sangat tepat bagi berdua (Ramdani – Indah Lestrasi). Selama tiga bulan kami berjalan beriring bersama teman-teman Relasi dari segmen lainnya mensosialisasikan Tahapan dan teknis Pemilihan Serentak 2020.

Sebenarnya, diawal menjadi Relasi, kami sudah memiliki beberapa gagasan bagaimana ‘membumikan’ Tahapan dan pendidikan pemilih terkait Pemilihan Serentak 2020. Namun, rencana itu susah direalisasikan lantaran pandemi Covid-19. Disatu sisi, untuk efektifitas, sosialisasi pertemuan-pertemuan tatap muka dengan pemilih pemula. Namun, disisi lain, pertemuan dibatasi dan harus mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Karena itu, kami memaksimalkan sosialisasi melalui grup WA, facebook maupun medsos lainnya. Sebab, target kami adalah mensosialisasikan kepada anak remaja yang usianya baru 17 tahun atau bisa setara dengan kelas XI SMA/SMK/MA, atau bisa juga kelas XII SMA/SMK/MA. Tetapi karena pandemi, proses pembelajaran pun dilakukan secara daring. Sehingga kami hanya beberapa kali sosialisasi di sekolah.

Namun, kami menjemput bola dengan melakukan sosialisasi di masyarakat. Artinya, mencoba masuk ke pemilih pemula melalui kegiatan di lingkungan RT, RW, dusun hingga desa. Tak pelak, terkadang, kami juga sosialisasi berbaur dengan segmen yang lain. Diantaranya segmen perempuanan, keluarga, marginal, netizen, komunitas, keagamaan, dan keluarga.

Melakukan sosialisasi ke masyarakat dalam kondisi pandemi Covid-19, tentu merupakan pengalaman istimewa yang tidak akan mungkin terlupakan. Diantaranya, kami masuk ke daerah-daerah pelosok di Kabupaten Pacitan. Tentu saja, kami membekali diri dengan menerapkan prokes yang ketat. Kendati ada rasa khawatir ketika berbaur dengan masyarakat, namun target peningkatan parmas menjadi semangat yang tak pernah pudar. Kendati melewati jalan setepak, berjalan kaki dengan jarak yang lumayan jauh. Semua menjadikan sejarah baru bagi kehidupan kami dalam konteks demokrasi.

Dalam setiap langkah kegiatan kami selalu berdoa. Semoga pandemi yang sudah meluluh-lantakan peradaban budaya lama segera berakhir. Begitu juga dalam setiap kegiatan kami agar selalu aman dan lancar. Sebab, melakukan aktivitas dengan regulasi prokes yang ketat butuh kehati-hatian.

Selain itu untuk segmen pemula kami pernah berkunjung dua kali ke SMAN  Punung dan Ponpeps Tremas. Kami juga sosialisasi di tempat-tempat keagamaan, karang taruna, yasinan ibu-ibu, senam ibu-ibu, kegiatan osis, rapat dusun, arisan ibu-ibu dan sejumlah pertemuan lainnya. Dari 12 kecamatan di Kabupaten Pacitan, kami sudag bersosialisasi di enam kecamatan. Diantaranya, Kecamatan Tulakan, Ngadirojo, Donorojo, Tegalombo, Pringkuku dan Punung.

Add a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.