KPU PACITAN HADIR DIBINTEK SOSIALISASI DAN PARMAS PEMILIHAN SERENTAK 2018

foto lamonganPacitan, kab-pacitan.kpu.go.id, Tahapan Pemilu / Pemilihan sudah masuk dalam tahapan krusial sehingga diperlukan pemahaman yang matang serta kesiapan penyelenggara yang matang pula. Berkaitan dengan hal tersebut di atas, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur (Jatim) menggelar Bimbingan Teknis (Bintek) Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim tahun 2018. Bintek digelar di Whiz Hotel, Trawas Mojokerto, Jatim, 18-19 Oktober 2017. Tidak terkecuali KPU Pacitan hadir di agenda Bintek tersebut. Peserta Bintek terdiri dari Ketua dan anggota Komisioner Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim dan KPU Kabupaten / Kota se Jawa Timur. KPU Kabupaten / Kota dihadiri oleh Ketua dan Anggota Komisioner Divisi SDM dan Parmas. Hadir pula dalam Bintek tersebut kepala Sub Bagian Teknis Hupmas dari seluruh KPU Kabupaten / Kota se Jatim. Seperti biasa Rakerdibuka oleh ketua KPU Prov Jatim, Eko Sasmito.  Tujuan digelarnya Bintek ini adalah agar ada pemahaman dan persepsi yg sama terkait kegiatan Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilihan serentak di tahun 2018. Selain hal tersebut kegiatan Bintek ini juga sebagai wahana evaluasi dalam hal pembentukan badan adhoc dalam penyelenggaraan Pemilihan serentak di tahun 2018 di Jatim.

Dalam kata sambutanya Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, Gogot CB, menyampaikan bahwa Divisi SDM dan Parmas harus terus memantau Tahapan Pembentukan PPK dan PPS, dengan melakukan komunikasi dengan berbagai pihak termasuk dengan pemerintah. “Kondisikan dengan baik proses dan teknis pelaksanaan Pembentukan PPK dan PPS” tegas Gogot.

Gogot Cahyo Baskoro dalam Bimbingan Teknis Sosialisasi dan Parmas paparkan materi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berbasis Netizen atau warga internet. “Di Indonesia, jumlah penduduk pengguna internet mencapai 132,7 juta atau 51,7 % dari total jumlah penduduk” jelas Gogot. Generasi produktif adalah kelompok usia terbanyak dalam mengakses internet dan medsos. “Maka sosialisasi dan Pendidikan Pemilih berbasis internet dan medsos menjadi sangat efektif sebab tidak terbatasi ruang dan waktu”, jelas Gogot selanjutnya.

Pada paparan materi selanjutnya Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, menyampaikan bahwa, di era sekarang harus ada sosialiasi berbasis keluarga dengan tujuan untuk membentuk keluarga sadar Pemilu, dengan indikator bahwa keluarga itu tahu akan hal dan kewajibannya dalam Pemilu. “Manfaat sosialisasi pemilih berbasis keluarga ini di antaranya adalah dapat menyasar semua basis pemilih karena semua basis pemilih sesungguhnya terdapat dalam keluarga seperti pra pemilih, pemilih pemula, pemilih muda, pemilih perempuan, kelompok agama, disabilitas dan sebagainya” tutup Gogot.

111

( Divisi SDM dan Parmas ).